Tiku , KABA12.com — Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019, Pemerintah Kabupaten Agam melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana dan simulasi bencana gempabumi disertai Tsunami, yang dipusatkan di lapangan SMKN 1 Tanjung Mutiara, Jum’at (26/04).
HKB tahun ini mengusung tema ‘Perempuan Menjadi Guru Siaga Bencana, Rumah Menjadi Sekolahnya’. Tema ini diangkat karena perempuan dan anak-anak memiliki risiko meninggal 14 kali lebih besar dari pada pria dewasa. Bupati Agam, Dr. Indra Catri mengatakan, Kabupaten Agam merupakan salah satu wilayah di Sumatera Barat yang memiliki potensi bencana yang cukup komplek.
Dimana hampir semua jenis bencana ada di Agam, oleh karena itu perlu adanya upaya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan baik di pemerintahan, masyarakat bahkan dunia usaha. “Kita harus menyadari bahwa semua potensi bencana tersebut merupakan ancaman atau bahaya dan kerentanan yang harus diwaspadai terhadap kehidupan kita, sehingga kita dapat mengurangi risiko bencana,”ujarnya.

Melalui peringatan HKB tersebut, Bupati Agam berpesan, agar dapat meningkatkan sikap responsif dan cepat tanggap aparat pemerintah, menumbuh kembangkan kepedulian dan ketangguhan dari masyrakat. “ Meningkatkan kapasitas kelembagaan maupun pribadi, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan sekitar,”himbaunya.
Sementara itu Kalaksa BPBD Agam, M. Lutfi mengatakan, dalam memperingati HKB 2019 di Kabupaten Agam digelar berbagai kegiatan diantaranya, pada puncak acara digelar apel siaga dan simulasi gempabumi disertai tsunami.
Selain itu, juga dilaksanakan penanaman pohon, sosialisasi dan lainnya. “Peringatan HKB ini merupakan momentum bagi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiaagan dalam menghadi bencana, sehingga dapat mengurangi risiko bencana,”ujarnya.
(Ardi)
