Hj.Erma Salim-Pelaku Sejarah Kepindahan Ibukota Agam, Jalani Perawatan Intensif di RSUD Lubukbasung

Lubukbasung, kaba12.com — Hj.Erma Salim, mantan anggota DPRD Agam dan salah satu pelaku sejarah kepindahan ibukota kabupaten Agam dari Bukittinggi ke Lubukbasung, 19 Juli 1993, Kamis,(25/11) dini hari jalani perawatan intensif di RSUD Lubukbasung.

Tokoh bundo kanduang berusia 85 tahun yang dikenal tegas dan keras dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, saat ini dirawat di ruang HCU RSUD Lubukbasung dalam rangkaian observasi terhadap kondisi kesehatannya yang menurun karena factor usia.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, mantan guru yang dikenal gigih memperjuangkan terwujudnya kepindahan ibukota kabupaten Agam ke Lubukbasung pada masanya itu, dilarikan ke IGD RSUD Lubukbasung Rabu malam menjelang Kamis dini hari, dan baru dibawa ke ruang HCU sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis.

Menurut Rozi Hendra dan Roza Hendra, dua anak Hj.Erma Salim yang mendampingi tokoh terkemuka masyarakat Lubukbasung, ibunya dibawa ke IGD RSUD Lubukbasung karena kondisi kesadarannya menurun sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu malam, dan langsung mendapat penanganan oleh tim medis di RSUD Lubukbasung.

“ Alhamdulillah, kondisi beliau membaik, dan saat ini sudah bisa mengenali kita semua, “ ungkap Rozi Hendra yang mengaku kagum pada sosok ibunya yang masih mempunyai ingatan yang kuat.

Secara khusus, Rozi Hendra bersama seluruh keluarganya memohon doa pada seluruh masyarakat agar, kondisi ibunya bisa kembali pulih dan bisa beraktivitas seperti biasa.

Sementara, mendapat kabar dirawatnya tokoh bundo kanduang kabupaten Agam itu, beberapa tokoh terkemuka daerah ini, langsung berdatangan membezuk di RSUD Lubukbasung.
Beberapa pejabat yang datang, diantaranya H.Indra Catri Dt.Malako nan Putiah, mantan bupati Agam dua periode yang langsung datang ke RSUD Lubukbasung dari Padang Kamis,(25/11) siang, “ mohon doa kita semua, semoga beliau segera pulih, “ ungkap Indra Catri mendoakan ibunda Lilin Herlina, Ketua PN 1A Kota Jambi itu.

HARMEN

0Shares