Lubukbasung, kaba12.com — Hewan ternak yang lepas di jalan raya khususnya di ruas jalan lintas Sumatera jalur Tiku, kecamatan Tanjung Mutiara- Manggopoh, kecamatan Lubukbasung.
Keberadaan hewan ternak milik warga, baik sapi, kerbau dan kambing kerap melintasi di jalur lintas Sumatera itu di beberapa titik, terutama di depan Muaro Alahan Mati, depan kantor cabang pembantu Bank Nagari Tiku, depan kompleks pemakaman umum Tiku, Durian Kapeh dan beberapa titik lain.
Soal pengamanan hewan ternak warga yang berkeliaran di jalan lintas Sumatera itu, menjadi bahasan khusus Pemkab Agam, bahkan camat Tanjung Mutiara Yogi Astarian sudah membahas penertiban itu dengan walinagari Tiku Selatan Bagindo Karman bersama para pemilik ternak pekan lalu.

Sekab Agam M.Dt.Maruhun disela apel siaga pasukan pengamanan gabungan Etape V TdS 2019 di halaman depan kantor bupati Agam Senin,(4/11) mengharapkan, penertiban dan pengamanan hewan ternak yang lepas sampai ke jalan raya itu menjadi salah satu fokus perhatian tim pengamanan TdS, karena keberadaan hewan ternak yang lepas sampai ke jalan raya itu akan mengganggu jalur balapan di jalan raya.
” Kita berharap, unsur terkait bersama pemilik ternak memberi dukungan akan kelancaran event Internasional tersebut, dengan membantu menambatkan atau memasukkan hewan ternak ke dalam kandang agar tidak berkeliaran di jalan raya,” harap Sekab Agam.

Untuk pengawasan, pihaknya bersama personil pengamanan akan memantau ke lapangan dan jika masih ada yang hewan ternak yang berkeliaran, akan meminta pemilik ternak untuk segera mengamankannya.
Khusus masalah hewan ternak yang berkeliaran di tengah jalan, sudah dibahas khusus jajaran terkait di Tanjung Mutiara, ” penertiban dan pengamanan hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya sudah disepakati bersama para pemiliknya,” tegas Yogi Astarian, camat Tanjung Mutiara.
HARMEN
