Hadang Dampak Pandemi Covid19 Agam Menyemai Strategi Penyelamat

Lubukbasung, kaba12.com — Pemkab.Agam menyiapkan berbagai langkah strategis dalam upaya penyelamatan produksi pertanian yang diyakini akan menjadi katup penyelamat kehidupan di kabupaten Agam.

Secara khusus, Pemkab.Agam akan memaksimalkan berbagai agenda bidang pertanian, sekaligus mendorong petani untuk aman dari terjangan pandemic covid19, termasuk dengan menggelorakan program Agam menyemai yang selama ini menjadi andalan dalam surplus pangan di kabupaten Agam.

Seperti dijelaskan bupati Agam Dr.H.Indra Catri, langkah penyelamatan bidang pertanian yang kini dikonsentrasikan pemerinta adalah terus menggelorakan “Agam Menyemai”, dengan strategi “nan dilaman untuk dimakan, nan diparak bawa kepekan”.

Disebutkan, potensi sawah, ladang, dan kebun terus digenjot produksinya, juga pemanfaatan halaman atau pekarangan rumah, antara lain dengan menanami tanaman produktif seperti sayuran, buah-buahan yang cepat panen dan menghasilkan.

“ Bergegaslah mari, kita ciptakan sumber gizi dimana-mana, apalagi saat ini sangat dianjurkan mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan sebagai salah satu upaya meningkatkan kekebalan tubuh,” himbau Indra Catri.

Sisakan Untuk Cadangan Pangan

Disisi lain, Indra Catri yang beberapa hari terkahir intensif memantau berbagai lokasi pertanian di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam itu, juga mengingatkan agar petani tidak menjual semua hasil panennya.
“ Hemat dan “berkulimat” sebelum habis, sisakan cadangan pangan untuk keluarga, karena diperkirakan menjelang lebaran akan terjadi surplus beras dan jagung serta bahan pangan lainnya,” ulas Indra Catri.

Ditegaskan Bupati Agam itu, petani dan kehidupan pertanian harus dipandang dan posisikan bersama sebagai katup pengamanan kehidupan masyarakat di Kabupaten Agam, yang harus bersama diselamatkan, dengan berbagai strategi untuk mengantisipasi dampak penyebaran pandemic covid19 saat ini.

HARMEN

0Shares