Gubernur Sumbar Lepas Kepergian Almarhum H Rinaldi

Duo Koto, KABA12.com — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melepas jenazah almarhum H Rinaldi Dt Rajo Mangkuto anggota DPRD Sumbar di Masjid As Syuhada, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (25/11) sore.

Prosesi pelepasan jenazah H Rinaldi turut dihadiri Bupati Agam Andri Warman, pejabat Pemprov Sumbar, Pemkab Agam, anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan ratusan pelayat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya anggota DPRD Sumbar dari fraksi partai PKS itu.

Mahyeldi menyebut, almarhum merupakan sosok orang baik dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah provinsi kami menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya almarhum bapak Rinaldi. Semoga semua amal ibadah beliau diterima disisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran, Aminn,” ujar Mahyeldi.

Gubernur mengatakan, dirinya mengaku terkejut dengan kepergian almarhum H Rinaldi.

“Saya sangat terkejut sekali mendengar kabar meninggalnya almarhum. Apalagi almarhum meninggal dunia dalam menjalankan tugas,” katanya.

Sementara itu, Bupati Agam Andri Warman mengaku, dirinya sangat merasa kehilangan atas berpulangnya H Rinaldi. Bupati menyebut, banyak kenangan yang didapat bersama almarhum saat menjabat sebagai anggota DPRD Sumbar.

“Innalilahi wainnailaihi roji’un telah berpulang ke rahmatullah anggota DPRD Sumbar H Rinaldi. Hari ini kita kehilangan putra terbaik Agam. Saya selaku Bupati turut berdukacita atas meninggalnya almarhum. Mudah- mudahan semua amal baik beliau diterima disisi Allah SWT,” ungkap Bupati Agam.

Jenazah almarhum H Rinaldi kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga di Monggong, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

Proses pengantaran jenazah hingga pemakaman dihadiri ratusan pelayat dari berbagai kalangan.

Sebelumnya diberitakan almarhum H Rinaldi meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di jalan penghubung Kecamatan Tanjung Raya dengan Kecamatan Palembayan, persisnya di Tanah Sirah, Jorong Railia, Nagari Duo Koto pada Kamis siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Almarhum diketahui meninggal dunia saat menjalankan tugas mensurvei jalan yang akan diperbaiki bersama Dinas PU.

Almarhum mengalami kecelakaan setelah mengambil dongkrak menggunakan sepeda motor dari mobil miliknya untuk membantu salah satu mobil rombongan yang rusak.

Naas, saat berada di turunan sepeda motor yang dikendarai almarhum mengalami rem blong, sehingga jatuh ke jurang sedalam sekitar 15 meter.

Usai kecelakaan, almarhum langsung dibawa ke Puskesmas Pasar Ahad menggunakan mobil bak terbuka. Setiba di puskesmas almarhum tidak dapat diselamatkan, dan dinyatakan meninggal dunia.

(Bryan)

0Shares