GP3A Nagari III Koto Ikuti Sekolah Lapangan Iklim

Tanah Datar, KABA12.com — Sebanyak 25 orang pengurus dan anggota GP3A (Gabungan Petani Pemakai Pemanfaat Air) atau yang biasa dikenal gabungan kelompok tani (gapoktan) nagari III Koto kecamatan Rambatan, ikuti Sekolah Lapangan Iklim (SLI) yang diselenggarakan Dinas Pertanian kabupaten Tanah Datar di kantor Posyandu jorong Aur Serumpun nagari III Koto kecamatan Rambatan, Rabu (12/07).

Plt. UPT Dinas Pertanian kecamatan Rambatan Subono mengatakan, SLI merupakan program irigasi partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan informasi iklim.

“Dengan mempelajari kondisi iklim dan mengetahui cara menggunakan air dari irigasi yang ada dapat mengatur bagaimana sistem pertanian yang cocok ketika air cukup dan ketika musim kering. Selain itu juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nagari III Koto kecamatan Rambatan,” ujarnya.

Dijelaskannya, sekolah lapangan iklim ini akan dilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan dengan tiap kali pertemuan akan mendatangkan narasumber dan materi yang berbeda.

Sementara itu, Rumsyah dari bidang tanaman pangan Dinas Pertanian kabupaten Tanah Datar yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, output dari SLI itu bagaimana para petani dapat mengelola potensi sesuai dengan kondisi iklim daerah, terutama bagi kawasan nagari III Koto yang rata-rata merupakan daerah bayang hujan potensi kecil.

“SLI merupakan program dalam hal pembangunan pertanian di Tanah Datar. Kita ingin mencapai peningkatan swasembada pangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi apa yang perlu dikembangkan untuk pertanian kedepan, pengurus poktan harus jeli mengamati kondisi iklim,” jelas Rumsyah.

Tidak hanya itu, ia juga mendorong GP3A nagari III Koto untuk lebih pro aktif agar menjadi kelompok pertanian yang bagus, kompak, solid dan punya visi dan misi kedepan.

“Dari lima nagari yang ada di kecamatan Rambatan, nagari III Koto sedikit gapoktan yang aktif dan mau berkoordinasi dengan  Dinas Pertanian. Padahal banyak potensi yang bisa diandalkan. Untuk itu kembali, atur manajemen kepengurusan yang baik, perkuat semangat dan kekompakan, serta urus akta notarisnya,” sebutnya.

(Jaswit)

0Shares