GM Riau Pos Akui Tingkat Literasi Sumbar Lebih Tinggi Dibanding Riau

Pekanbaru, KABA12.com — Rombongan studi komperatif jurnalis bersama Kominfo Tanahdatar, humas sekretariat daerah, DPRD, humas Kejari, Polres dan Kodim 0307 Tanahdatar, melanjutkan kunjungan ke Riau Pos, salah satu media besar di Pekanbaru, Riau di gedung Graha Pena Riau, Rabu (19/12) sore.

Dalam kunjungan itu rombongan disambut baik General Manager (GM) Operasional Riau Pos, M. Nazir Fahmi dan Redaktur Pelaksana (Redpel) Metropolis Firman Agus.

Ketua rombongan study komperatif jurnalis, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanahdatar, Abrar dalam pengantarnya menyampaikan tujuan kunjungan tersebut dalam rangka sharing informasi, serta ingin mengetahui strategi Riau Pos tetap eksis dalam menyajikan pemberitaan ditengah era perkembangan teknologi informasi saat ini.

“Kita ingin melihat bagaimana proses produksi berita dan pengembangan SDM di Riau Pos terutama pada era teknologi informasi saat ini. Disamping study komperatif ini sebagai bentuk menjalankan reward dari Pemda Tanahdatar untuk rekan jurnalis,” sampai Abrar.

Sementara itu, GM Operasional Riau Pos, M. Nazir Fahmi dalam sambutannya, mengaku bangga menerima kunjungan dari rombongan study komperatif jurnalis Tanahdatar.

Dia juga mengapresiasi sekaligus mengakui kualitas media yang ada di Sumatera Barat. Bahkan putra asal Lubukbasung itu menyebut tingkat literasi Sumbar lebih tinggi dibandingkan Riau.

“Tingkat literasi Sumbar lebih tinggi dibandingkan Riau, termasuk tingkat pembacanya juga lebih tinggi,” ujarnya.

Terkait dengan perkembangan industri media, Nazir Fahmi menyampaikan pihaknya terus mengikuti perkembangan zaman, terutama terkait era 4.0.

“Perkembangan teknologi informasi sekarang ini menjadi ancaman bagi industri pers, khususnya media cetak, grafiknya kian menurun. Namun dipastikan koran tidak akan pernah mati,” tegasnya.

Untuk menghadapi tantangan itu, pihaknya menyelaraskan dengan perkembangan teknologi informasi.

“Karena Riau Pos basicnya media cetak, kita berupaya bagaimana koran tetap eksis ditengah genderang teknologi yang kian canggih ini. Kertas mulai mahal, era 4.0 harus kita hadapi, jadi kita juga ikut combine dengan media online yang diberi nama Riaupos.co,” jelasnya.

Usai ramah tamah tersebut, kunjungan rombongan study komperatif jurnalis Tanahdatar ditutup dengan penyerahan cendera mata dari kedua belah pihak.

(Jaswit)

0Shares