Gamawan Titipkan Kemajuan Sumbar ke Nasrul Abit, Sinyal Dukungan Kuat ..??

Padang, kaba12.com — Tokoh birokrat senior Indonesia H. Gamawan Fauzi titipkan kemajuan propinsi Sumatera Barat di berbagai aspek yang berlandaskan agama dan adat, kepada pasangan H.Nasrul Abit dan Dr.H.Indra Catri, jika terpilih menjadi gubernur-wakil gubernur Sumbar periode 2020-2025 mendatang.

Sumbar kedepan, membutuhkan figure pemimpin birokrat yang mempunyai visi jauh kedepan dalam mengelola tatanan pemerintahan, karena berkaca pada pengalaman sejak era gubernur Harun Al-Rasyid Zain, hingga Gamawan Fauzi, Sumbar dipimpin oleh para birokrat berpengalaman dan teruji.

Hal itu disebutkan H.Gamawan Fauzi, saat berdialog dengan H.Nasrul Abit, dalam rangkaian silaturrahmi yang dilakukan pasangan NA-IC yang diusung partai Gerindra Sumbar dalam pilkada, 9 Desember mendatang, pada tokoh sepuh, pemuda adat, tokoh masyarakat dan para tokoh perantau Sumbar.

Release yang diterima kaba12.com menyebutkan, H.Gamawan Fauzi menyebutkan, cara pandang dan berpikir orang birokrat dengan non birokrat dalam mengelola tatanan kepemerintahan, sangat jauh berbeda. Khusus di Provinsi Sumatra Barat, mantan Menteri dalam Negeri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menyebutkan, sejak zaman Gubernur Harun Al-Rasjid Zain hingga dirinya, Sumatra Barat dipimpin oleh orang-orang birokrat berpengalaman dan teruji.

Meski tidak menyebutkan secara gamblang kandidat siapa yang akan didukung dan pilih pada Pilkada, 9 Desember 2020 nanti, sepertinya Gamawan Fauzi memberikan sinyal, jika yang lebih cocok memimpin Sumatera Barat adalah orang-orang dengan latar belakang birokrat.

Birokrat yang punya pengalaman dan rekam jejak baik. Jika benar demikian, maka salah satu birokrat yang dimaksud oleh mantan Gubernur Sumatra Barat itu adalah Nasrul Abit yang maju bersama Indra Catri untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.

Nasrul Abit sendiri, saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatra Barat. Sejak memulai karir di dunia pemerintahan dan politik, Nasrul Abit dikenal sebagai seorang birokrat ulung, punya banyak pengalaman dan teruji.

Sinyal dukungan dari Gamawan Fauzi terhadap Nasul Abit kian kuat setelah keduanya pertemuan tertutup Rabu,(2/9) yang merupakan pertemuan kedua, setelah sebelumnya dilakukan pertemuan yang sama di kediaman Gamawan Fauzi, bersama Indra Catri.

Meski pertemuan-pertemuan antara kandidat dengan para tokoh senior sudah merupakan kebiasaan setiap menjelang pilkada sebagai bentuk penghormatan kepada senior, namun pertemuan kali ini cukup menggiring opini publik kalau Gamawan “kepincut” dengan Nasrul Abit.

“Saya, orang birokrat dan berangkat dari pengalaman birokrat. Tidak kader partai. Sejak dari pak Harun terakhir saya, itu mayoritas birokrat. Saya, berpengalaman menjadi staf orang-orang pemimpin yang berlatar belakang birokrat. Cara berpikir birokrat dengan cara berpikir non birokrat itu, beda. Silahkan diterjemahkan saja oleh media, “ sebut Gamawan.

Ditambahkan, apapun latar belakangnya, yang dilakukan pertama adalah, konsistensi pemilih itu sendiri tanpa menimbulkan konflik, friksi yang bisa merusak Sumatera Barat. Baik dari para calon, maupun pendukungnya. Karena, terkadang spirit untuk menang ini, melupakan etika moral dan sebagainya, sehingga, merusak para pendukung sendiri.

Gamawan Fauzi mengingatkan, saat ini, sudah tahapan pendaftaran calon Gubernur, Walikota dan Bupati. “ Saya sebagai tetua di pemerintahan, gubernur dan mantan Menteri Dalam Negeri, tentu saja berkeinginan Sumatera Barat menjadi contoh penyelenggaraan pemilu yang baik, “ujarnya.

Diharapkannya, masing-masing calon jaga kekompakan. Silahkan berkompetisi tapi tidak menyebar fitnah. Tidak melakukan trik yang merugikan orang lain. Silahkan sukseskan diri dengan programnya, tapi jangan jatuhkan yang lain dengan cara yang tidak baik.

Gamawan menjelaskan, dalam pembangunan di Sumatera Barat ini, ada empat pendekatan. Pertama, pendekatan religi, kemudian social behavior dan kultur masyarakat serta pengalaman orang terdahulu.

“Misalnya, bagaimana zaman pak Harun di provinsi, saya, pak Irwan, itukan juga jadi pedoman masyarakat. Masyarakat bisa melihat penggalan-penggalan itu dan bisa menilai mana yang bisa kita pilih dengan pengalaman masa lalu itu,” ujarnya.

“Apakah yang cocok memimpin Sumatra Barat 5 tahun kedepan adalah seorang birokrat?, bukan saya yang simpulkan, tapi masyarakat. Masyarakat punya perbandingan, masyarakat menilai. Mungkin kita tidak dengar suaranya, tapi dalam hati mereka, mereka punya penilaian masing-masing terhadap siapa figur yang pantas,”ujar Gamawan.

Secara terpisah, Nasrul Abit menyebutkan, dari pertemuan singkat antara dirinya dengan Gamawan Fauzi, banyak sekali wejangan atau nasehat yang disampaikan oleh birokrat senior itu.

“ Pak Gamawan menitipkan, lanjutkan pembangunan Sumatera Barat. Bahkan harus diperkuat lagi apabila kemudian diberikan amanah oleh masyarakat dan terpilih sebagai Gubernur Sumbar untuk 5 tahun kedepan, “ jelas Nasrul Abit.

Peningkatan pembangunan itu,tambah Nasrul Abit, tidak hanya dari segi pembangunan infrastruktur, namun juga dari sisi SDM, keagamaan, adat, istiadat dan budaya harus diperkuat lagi, dengan empat pendekatan strategis untuk menuju Sumbar Unggul.

“Alhamdulillah, kemarin saya bertemu pak Gamawan. Beliau menitipkan pembangunan. Bukan hanya infrastrukstur saja. Banyak hal. Saya sampaikan terima kasih banyak atas semua masukan dan suport beliau,” ulas Nasrul Abit lagi.

HARMEN

0Shares