Duo Koto, kaba12.com — Sambilan Creative Hub menggelar festival musik akustik di Halaman Laweh Koto Baru, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (18/7) malam.
Festival yang berlangsung meriah itu digelar dalam rangka mensosialisasikan penerapan New Normal pada masa pandemi Covid-19.
Festival akustik yang mengusung tema “Creativity Reborn (New Normal)” itu diikuti oleh 11 tim peserta se- Kabupaten Agam meliputi wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Lubukbasung, dan Ampek Nagari. Dimana peserta membawa dua buah lagu wajib yakni lagu Pop Indonesia dan lagu Minang.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana Hari Novar, perlombaan akustik ini digelar sekaligus mengkampanyekan bahwa kreativitas generasi muda kembali aktif pada era New Normal Produktif. Dikatakan, pada pelaksanaan festival para peserta dan penonton diwajibkan menerapkan standar protokol kesehatan yang berlaku.
“Dalam perlombaan tersebut, para peserta memperebutkan hadiah yang telah disediakan panitia, dimana Juara 1 mendapatkan Plakat + Rp 1.000.000, Juara 2 Plakat + Rp 700.000, Juara 3 Plakat + Rp 400.000, dan Juara Favorit mendapatkan Plakat,” kata Hari Novar kepada kaba12.com.
Walinagari Duo Koto Joni Safri dalam sambutannya mengatakan, acara ini digelar merupakan hasil kerjasama lapisan seluruh pemuda di Nagari Duo Koto. Dimana kreativitas generasi muda aktif di era New Normal saat ini.

Disebutkan, hingga kini wabah pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir. Kemudian saat ini sudah dalam penerapan New Normal, dimana setiap lapisan masyarakat wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah dicanangkan.
“Tadi kita lihat protokol kesehatan sudah dijalankan saat acara akan dimulai, dimana peserta dan penonton dilakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, dan memakai masker,” ujarnya.
Kemudian, pihaknya mengapresiasi perlombaan yang telah digelar dan didukung oleh segala lapisan masyarakat Nagari Duo Koto. “Semoga dalam acara ini dapat menghibur kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, Sambilan Creative Hub (SCH) merupakan sebuah wadah atau komunitas yang bersifat inklusi menghubungkan seluruh anak muda yang ada di Kecamatan Tanjung Raya untuk berkreativitas, sehingga menghasilkan ide dan gagasan dalam membangun Nagari dengan prinsip yang berkelanjutan.
(Bryan)
