DWP Bukittinggi Dukung Pengurangan Sampah Plastik

Bukittinggi, KABA12.com — Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi komit mendukung kebijakan Pemko Bukittinggi dalam mengurangi sampah plastik. Hal itu nampak pada Pertemuan Bulanan Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi, Kamis (20/02) di Hall Badan Keuangan Bukittinggi.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi Ny. Is Yuen Karnova mengatakan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) selalu mendukung program Pemerintah. Salah satunya, Peraturan Walikota Bukittinggi Nomor 28 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Belanja dan wadah/ kemasan makanan dan minuman berbahan Plastik.

“Karena itu dalam pertemuan dan acara DWP kedepan, penggunaan wadah makanan dan minuman berbahan plastik sudah dikurangi. Sekaligus mengurangi sampah yang dihasilkan. Diharapkan juga anggota DWP dapat membawa botol minuman/ tumbler sendiri dari rumah,” jelasnya.

Sementara itu, pertemuan DWP kali ini diisi dengan materi tentang Wuhan Pnemonia Coronavirus 2019-nCoV Update oleh dr. Dedi Herman Sp.Paru dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

dr. Dedi Herman mengatakan, flu itu banyak dan dulu tidak menyebabkan kematian yang banyak, tapi akhir-akhir ini mulai menyebabkan kematian. Flu Wuhan sudah masuk di 30 negara, jumlah kematian telah mencapai angka 2.000 orang. Setiap jam hampir 100 orang meninggal.

Pnemonia adalah peradangan akut parenkim paru yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, jamur dan parasit). Tipe baru Coronavirus (10/1/20) terdeteksi transmisi hewan ke manusia. Terkonfirmasi 29 dari 31 promosi di China ada kasus. 14 kota di China sudah terkena.

“Satu hal yang kita syukuri, lanjut dr. Dedi, ada perbedaan keadaan Indonesia dengan China. Yaitu Perbedaan suhu, Perbedaan kelembaban dan Sinar matahari terik di Indonesia. Virus Corona itu bisa menyebabkan kematian juga bagi orang Indonesia, karena dibeberapa negara tetangga Indonesia sudah mulai ada kasus kematian. Karena itu kita harus selalu waspada. Jangan putus berdoa supaya kita dilindungi Allah SWT,” ujarnya.

dr. Dedi menyampaikan, beberapa langkah pencegahan. Seperti cuci tangan 5-6 langkah, memakai alat pelindung diri, pembersihan/ perawatan lingkungan rumah sakit, pencegahan tertusuk, manajemen pembuangan limbah, pencucian dan deinfektan peralatan medis dan ajari etika batuk dan bersin.

Sementara yang bisa kita lakukan sehari-hari selain rajin mencuci tangan, yaitu Pakai masker saat keluar rumah, Makan makanan bergizi, seperti buah, sayur dan susu.

(Ophik)

0Shares