Lubukbasung, kaba12.com — DPRD Agam setujui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Kabupaten Agam tahun 2020 yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Wabup Agam dan pimpinan DPRD dalam sidang paripurna di aula utama DPRD Agam, Senin (24/8).
Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi Wakil Ketua Suharman dan Irfan Amran dihadiri Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Forkopimda, anggota Dewan dan para Kepala OPD Pemkab.Agam.
Dalam pembacaan nota kesepakatan, Sekretaris DPRD Agam Indra Dt.Baradai, menjelaskan, DPRD dan Pemkab. Agam sepakat terhadap kebijakan umum APBD yang meliputi perubahan asumsi-asumsi dasar dalam penyusunan Rancangan APBD tahun 2021, kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah yang menjadi dasar dalam penyusunan PPAS APBD 2021.
“Mengacu pada kesepakatan antara DPRD dan Pemkab.Agam tentang kebijakan umum APBD 2021, kedua pihak sepakat terhadap prioritas dan platform anggaran sementara yang meliputi, rencana pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah, prioritas belanja, platform anggaran sementara per-urusan, platform anggaran sementara kegiatan per OPD, anggaran kegiatan recofusing 2020 yang dianggarkan kembali pada tahun 2021, rencana pengeluaran pembiayaan daerah tahun 2021,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Banggar DPRD dan TAPD yang telah bekerja secara maksimal dalam menuangkan kebijakan pembangunan tahun 2021 sesuai dengan visi dan misi daerah.
“KUA PPAS tahun 2021 yang telah kita sepakati ini merupakan pedoman bagi Pemda dan DPRD dalam menyusun Rancangan APBD tahun 2021. Tentunya kita mengaharapkan program dan kegiatan yang ditetapkan untuk tahun depan dapat berkontribusi dalam antisipasi dan penyelamatan penyebaran Covid-19 dan recovery ekonomi dari dampat Covid-19,” ungkap Trinda Farhan.
Wabup Agam itu menyebut, PPAS 2021 target dana perimbangan yang ditetapkan berpedoman pada target tahun 2020 hasil kebijakan refocusing yang ditetapkan oleh pemerintah. “Kita berharap alokasi dana perimbangan yang akan ditetapkan pemerintah lebih besar dari asumsi kita semua,” ujarnya.
HARMEN
