Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi kepala sekolah TK, SD, SLTP negeri dan swasta se Kota Bukittinggi.
Pelatihan itu dibuka secara resmi Wali Kota Bukittinggi Erman Safar didampingi Bunda PAUD Ny. Fiona Erman di Aia Angek Cottage, Senin (15/03) malam.
Kegiatan dengan tema “Melalui pelaksanaan pelatihan TIK kita tingkatkan Kompetensi IT bagi kepala sekolah dan Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi” ini diikuti 97 kepala sekolah dan dalam waktu yang bersamaan sekaligus dilakukan Rapat Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diikuti oleh Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kasubag dan pengawas dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi yang dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 17 Maret 2021.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Melfi Abra, mengatakan, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bagi kepala sekolah untuk ketrampilan dalam menggunakan dan memanfaatkan website dan IT dalam pembelajaran dan sekaligus dilaksanakan rapat kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang nantinya akan membahas isu – isu strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan sesuai dengan RPJMD untuk lima tahun kedepan.
“Teknologi informasi telah memudahkan dunia pendidikan dalam mengelola pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan efisien dan untuk itu diharapkan kepada kepala sekolah dapat memanfaatkan website serta IT dalam menggali informasi pendidikan dan pembelajaran apalagi dimasa pandemi saat ini dan juga untuk kebutuhan dimasa – masa mendatang. Begitupun dengan dilakukannya rapat kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan akan dapat menyamakan persepsi nantinya antara Dinas Pendidikan dengan sekolah guna memajukan dunia pendidikan kota Bukittinggi kedepan, “ ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, mengatakan sangat megapresiasi dengan digelarnya kegiatan pelatihan TIK bagi kepala sekolah, karena sesuai dengan zamannya dan dalam proses belajar mengajar perkembangan tekhnologi tidak bisa dihambat.
“Dimasa pandemi covid saat ini ternyata tekhnologi harus bisa dipahami, dengan sistim sekolah daring memaksa bapak ibu untuk bisa mengerti tekhnologi. Pelatihan ini sesuai dengan keadaan perubahan zaman, bahwa hari ini tekhnologi informasi tidak hanya facebook, tidak hanya youtube dan instagram, banyak yang lain dan bermacam bentuk kegiatan bisa ditekhnologikan”, ungkapnya.
Setelah seremonial pembukaan, salah seorang kepala sekolah memberikan hasil karyanya yang telah diterbitkan dalam bentuk beberapa buah buku kepada walikota dan kemudian panitia membuka ruang tanya jawab dimana peserta dapat memberikan berupa pertanyaan baik kepada Walikota maupun kepada dinas pendidikan untuk kemajuan dunia pendidikan Kota Bukittinggi dimasa depan.
(Ophik)
