Di Hadapan Paripurna DPRD, Bupati Agam Sampaikan LKPJ 2022

Lubukbasung, kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri Warman sampaikan nota penjelasan terkait dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Agam tahun 2022 dan rekomendasi DPRD Agam terkait pansus pembangunan 2022 dalam sidang paripurna DPRD Agam Senin, (27/3) di ruang sidang utama DPRD Agam, Padang Baru, Lubukbasung.

Dalam nota penjelasannya, Bupati Andriwarman menjelaskan, LKPJ merupakan amanat PP No.13- 2019 dan Permendagri No. 18- 2020 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah.
Dijelaskan, LKPJ 2022 merupakan laporan pelaksanaan program dan kegiatan yang sudah sepanjang tahun 2022, yang merupakan tahun kedua masa pemerintahan bupati Agam periode 2021-2026, yang masih difokuskan pada recovery ekonomi pasca pandemic covid-19.

Bupati Agam menjelaskan, tahun 2022 alokasi APBD Agam dengan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp 1.425.409.000.000, yang berhasil direalisasi sebesar Rp 1.387.093.000. 000 atau 97,37 persen dengan perolehan dana hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp 1.282.000.000, berupa kegiatan peningkatan penanganan air limbah.

Seiring penetapan arah kebijakan penggunaan dana transfer daerah dan dana desa oleh pemerintah untuk pemenuhan infrastruktur publik dan program lain, dilakukan penyesuaian belanja kerja yang terdiri atas belanja operasi, modal, tidak terduga dan belanja transfer.

Ditambahkan, untuk belanja modal terdiri dari belanja pegawai, barang jasa, hibah, dan belanja bansos yang dialokasikan Rp 1.140.789.000.000, meningkat menjadi Rp 1. 190.499.000.000 direalisasikan Rp 1.111.800.000. 000,- atau 93,39 persen.

Kemudian belanja modal terdiri dari, kelompok belanja peralatan, mesin, gedung dan aset lainnya yang dialokasikan Rp 189.853.000.000,- berkurang menjadi Rp 187.478.000.000, dan terealisasi sebesar Rp 164.566.000.000,- lebih atau 87,78 persen.

Selanjutnya, ulas Andri Warman untuk belanja tidak terduga dialokasikan Rp 11.143.000.000,-, berkurang menjadi Rp 8.496.000. 000,- anggaran belanja tidak terduga ini berkurang karena sebelumnya diproyeksikan untuk penanganan pandemi covid-19 sehingga hanya terealisasi sebesar Rp 4.891.000.000,- atau 57,58 persen.

Kemudian belanja transfer, terdiri dari belanja bagi hasil dan bantuan keuangan, pada APBD awal dialokasikan sebesar Rp 157.769.000.000,- terealisasi sebesar Rp 155.983.000.000,- atau 99,50 persen.

Dalam nota penjelasan tersebut, bupati Agam menyebutkan, seluruh jajaran Pemkab.Agam sudah berupaya maksimal untuk merealisasikan berbagai kegiatan dan program yang sudah dirancang sesuai APBD 2022, dan diharapkan seluruh pihak bersama DPRD Agam untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sidang paripurna DPRD Agam yang dipimpin Ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, Spd,MM didampingi para unsur pimpinan itu, ditutup dengan penyerahan berkas LKPJ 2022 Bupati Agam, disaksikan para anggota DRPD Agam dan unsur pimpinan OPD Pemkab.Agam serta jajaran Forkopimda Agam.

HARMEN

0Shares