Maninjau, KABA12 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mengintensifkan pengamanan dan patroli selama bulan Ramadhan 1444 hijriah. Hal itu bertujuan ntuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Kepala Rutan Maninjau Irphan Dwi Sandjojo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personil tambahan untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di rutan. Ia menyebut, untuk menekan potensi kerawanan, petugas piket pengamanan ditambah dari 3 personil menjadi 5 personil pada malam hari.
“Penambahan personil piket pengamanan dilakukan pada malam hari terutama saat pelaksanaan shalat tarawih dan tadarus Al-Qur’an. Totalnya ada 5 personil yang disiagakan saat malam hari,” ungkapnya kepada KABA12, Senin (27/3).
Para personil tersebut, kata dia, akan berpatroli keliling rutan untuk mengontrol keamanan dan ketertiban pada malam Ramadhan.
“Momentum Ramadhan ini sangat rawan terjadi gangguan kamtib, karena itu kita meningkatkan pengamanan dan patroli untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Sebelumnya, pihaknya bersama Polsek dan Koramil Tanjung Raya menggelar razia gabungan di kamar hunian warga binaan Rutan Maninjau pada Jumat (17/3) lalu.
Dalam pelaksanaannya petugas gabungan menggeledah seluruh blok kamar hunian dan melakukan pemeriksaan fisik warga binaan.
Ia mengakui, seluruh warga binaan saat itu kooperatif dalam penggeledahan karena petugas melaksanakan secara humanis namun tetap tegas.
“Razia itu merupakan upaya deteksi dini untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang dan memastikan rutan dalam kondisi aman,” ujarnya.
Dari hasil razia tersebut, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang, melainkan hanya mendapati barang bekas seperti alat cukur, potongan kayu, sekrup, baterai, potongan gundar gigi, jarum, dan korek api.
(Bryan)
