Karung Pengaman Runtuh, Akses Jalan Kelok 44 Kembali Putus

Maninjau, kaba12 — Hujan lebat yang mendera wilayah Kabupaten Agam, khususnya di Tanjung Raya kembali memicu dampak.

Terjangan hujan lebat Jumat, (25/09/2026) sore, kembali memutuskan akses jalan kelok 44,akibat karung berisi pasir yang dijadikan dam pengaman di kelok 10 runtuh, dan reruntuhan karung pasir itu terjun ke kelok 8.

Hingga berita ini ditayangkan , akses jalan menuju dan dari Bukittinggi, putus total, bahkan dalam waktu singkat terjadi kemacetan yang cukup panjang.

Petugas kepolisian bersama jajaran pemerintah Nagari, kecamatan dan TKSK bersama warga setempat tengah berupaya memindahkan tumpukan karung pasir yang memutuskan akses jalan, agar arus lalulintas kembali terbuka.

Menurut Miswardi Sidi Bagindo, TKSK Agam yang terjun ke lokasi kejadian Jumat sore bersama petugas kepolisian di Polsek Tanjung Raya, TNI dan unsur lain, karung -karung yang sengaja ditumpuk dalam upaya penanganan darurat ruas kelok-kelok yang sebelumnya terdampak longsor, terjun ke bawah dan tumpukannya menutupi badan jalan di kelok 8.

” Saat ini masih dalam penanganan, kita berupaya maksimal agar akses jalan bisa secepatnya pulih, agar arus lalulintas bisa kembali normal, ” sebutnya.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, ruas jalan kelok 44 saat ini menjadi kawasan rawan dampak bencana hidro meteorologi tahun lalu, yang saat ini di beberapa titik masih dalam perbaikan.

HARMEN

1Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   6   =