Bukittinggi, KABA12.com — Anggota DPRD Bukittinggi Dedi Fatria, meluncurkan buku laporan pertanggungjawaban kinerja selama menjadi anggota DPRD Bukittinggi kepada masyarakat. Buku laporan kinerja yang dikemas dalam bentuk “Kilas Balik Menjelang Lima Tahun di DPRD Kota Bukittinggi”, diluncurkan sebanyak 3000 buah buku yang dibagikan kepada konstituen di daerah pemilihannya, yakni di daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).
“Buku laporan pertanggungjawaban dengan moto “Hadir Dan Berarti “ tersebut, kita luncurkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada masyarakat selaku anggota DPRD Bukittingi periode 2014-2019. Sebagai wakil rakyat di DPRD, tentu kinerja menjelang lima tahun ini kita laporkan dan kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat,” kata Dedi Fatria, anggota DPRD dari dapil MKS ini, Minggu (31/03).
Dalam buku kilas balik itu ujarnya, dilaporkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilakukan selama ini, seperti program dibidang social kemasyarakatan, adat dan budaya, kemanusiaan dan ekonomi, pendidikan, dan kegiatan di bidang disabilitas. Dalam buku itu juga dilaporkan kegiatan infrastruktur dan pembangunan fisik lainnya yang telah dilaksanakan.
Sebagai anggota dewan yang diberikan amanah oleh masyarakat ungkap sekretaris Fraksi PPP ini, maka sangat perlu membuat pertanggunganjawaban kinerja kepada masyarakat di daerah pemilihan. Masyarakat harus tahu apa yang dilakukan wakilnya di DPRD.
Oleh karna itu buku yang diluncurkan tidak hanya sebagai bentuk laporan kinerja terhadap konstituen di daerah pemilihan, namun masyarakat akan dapat mencermati, menelaah dan mengetahui kinerja yang telah dilakukan selama ini.
Menurut Dedi Fatria, memasuki tahun kelima atau tahun terakhir pengabdian dirinya sebagai anggota DPRD Bukittinggi periode 2014-2019, telah banyak aspirasi, saran dan masukan dari masyarakat yang diterima untuk diperjuangkan di DPRD. Sejumlah aspirasi masyarakat yang tidak tertampung dalam musyawaran rencana pembangunan daerah (Musrenbang), kemudian direalisasikan melalui dana pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD.
Sebagai anggota dewan, ia juga telah menjalankan fungsinya di DPRD yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Disamping itu, berkat kiprah dan pengabdiannya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, ia berhasil menerima penghargaan dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebagai tokoh masyarakat yang peduli dan penuh perhatian terhadap penyandang Disabilitas.
“Sebagai manusia biasa, kita menyadari bahwa tidak ada gading yang tak retak dan tidak ada manusia yang sempurna. Namun demikian, kita terus berjuang untuk menuntaskan amanah selaku wakil rakyat di DPRD. Kita yakin dan percaya, amanah yang dituntaskan ini untuk menyongsong kehidupan hari esok yang lebih baik lagi,” ungkap Dedi Fatria, yang kembali maju untuk calon anggota DPRD Bukittinggi periode 2019-2024, pada Pemilu 17 April nanti.
Terpisah salah seorang warga yang menerima buku tersebut mengatakan, Dedi Fatria merupakan sosok yang sangat fokus pada kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat. Beliau mempunyai kepekaan dan kepedulian dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam hal adat dan disabilitas.
“Kita akui, kehadiran Dedi Fatria sebagai wakil rakyat digedung DPRD Bukittinggi memang sangat berarti. Ia dikenal sebagai figur yang peduli terhadap kehidupan sosial masyarakat, baik itu dibidang kemasyarakatan, adat dan budaya, disabilitas, kemanusiaan dan ekonomi. Tidak hanya itu, Dedi Fatria juga dikenal sebagi sosok yang memiliki keperibadian yang ramah dan santun,” ujar RG Sutan Sari Alam.
(Ophik)
