Datangi Korban Bencana di Lurah Dalam, Wakil Ketua DPRD Agam Beri Perhatian Serius

Palupuah, kaba12 — Wakil Ketua DPRD Agam Hendrizal, datangi korban terdampak banjir bandang di Jorong Lurah Dalam, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuah, Kamis, (27/11).

Dampak bencana hidrometeorologi yang berimbas cukup parah di kecamatan Palupuah itu, mengundang keprihatinan Wakil Ketua DPRD Agam dari fraksi PAN tersebut. Pasalnya, selain Jorong Lurah Dalam yang terdampak cukup parah, selain dilanda longsor, banjir bandang juga menghanyutkan 2 rumah, bahkan 14 rumah lainnya tidak bisa ditempati karena berada di zona berbahaya sehingga warga harus mengungsi.

Selain itu, dampak bencana juga membuat akses transportasi di Palupuah putus total, jaringan listrik terputus sejak sepekan terakhir, termasuk jaringan komunikasi dan internet, bahkan ada warga yang meninggal akibat tertimbun longsor di Patapaiyan, “kami sangat prihatin akan musibah yang terjadi, “sebutnya.

Dari tinjauan lapangan Wakil Ketua DPRD Agam itu di Jorong Lurah Dalam, banjir bandang ini merupakan kejadian pertama sejak kawasan tersebut dihuni. Luapan air sungai menerjang hingga ke permukiman warga, bahkan beberapa bangunan dilaporkan mulai bergeser akibat derasnya arus.

“Kami mengajak seluruh pihak di seluruh Indonesia untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam yang sedang ditimpa musibah di beberapa kecamatan,” ujarnya.

Pihaknya, akan memaksimalkan dukungan bantuan untuk warga terdampak bencana di berbagai lokasi di kecamatan Palupuah, termasuk untuk warga terdampak di Jorong Lurah Dalam, “pemerintah nagari bersama masyarakat telah mulai melakukan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, “tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Agam Henrizal juga mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan saling membantu. Semoga musibah ini segera berlalu dan kondisi warga dapat kembali pulih,” harapnya.

Dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera Barat termasuk Kabupaten Agam dalam sepekan terakhir itu, memicu banyak musibah di 15 kecamatan. Selain kecamatan Palupuah, kecamatan Malalak, Kecamatan Palembayan, Kecamatan Tanjung Raya,Kecamatan Matur, Kecamatan IV Koto dan beberapa kecamatan lain, terdampak cukup parah.

(HARMEN)

0Shares