Canduang,kaba12 — Dampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi terdampak bencana banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi, Sabtu,(11/5) lalu di kawasan Simpang Bukik, Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Bupati Agam Dr.Andri Warman kondisi prihatin yang dialami warga terdampak.
Bupati Agam yang berjalan kaki disamping Presiden Jokowi, menjelaskan detail kondisi terkini penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam, dimana tercatat sebanyak 23 warga meninggal dunia, 1 warga hilang, 196 orang mengungsi, lebih dari 546 rumah rusak, serta berbagai sarana infrastruktur yang rusak diterjang bencana banjir bandang yang melanda 5 kecamatan di Kabupaten Agam.

Bupati Agam Dr.Andri Warman juga menjelaskan, penanganan darurat yang tengah dilakukan tim gabungan penanganan dampak bencana , yang dibantu langsung BNPB, Basarnas, Kementrian Sosial, Kementrian PUPR, PMI , TNI-Polri, dan seluruh jajaran lain, khususnya proses pembersihan material banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi yang disaksikan langsung presiden dengan kerusakan yang sangat parah.

Bahkan, Bupati Agam menjelaskan proses pembangunan jembatan darurat oleh TNI, untuk menghubungkan dua nagari yang putus diterjang banjir bandang, termasuk menyaksikan batu-batu berukuran besar yang berserakan di wilayah Bukik Batabuah yang merusak ratusan rumah warga dan berbagai sarana lain.

Dalam kunjungan Presiden khusus di wilayah Kabupaten Agam tersebut, Bupati Agam juga mendampingi presiden berdialog dengan warga terdampak bencana di posko pengungsian Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek. Dimana Presiden membagikan makanan pada anak-anak di posko pengungsian, membagai bantuan sembako, menyerahkan bantuan sosial untuk korban yang rumahnya rusak, termasuk bantuan sosial untuk ahli korban yang meninggal akibat terjangan banjir bandang tersebut.
Dijadualkan, rombongan Presiden bersama Ibu Negara, akan kembali bergerak ke Jakarta setelah mengunjungi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam.
(HARMEN)
