Dampak “Ledakan” Covid-19 IV Koto, Seluruh Puskesmas Diminta Siaga

Lubukbasung, kaba12.com — Dampak ledakan warga yang terkonfirmasi positif covid-19 di Guguak Tinggi, kecamatan IV Koto dua hari terakhir, membuat seluruh puskesmas di kabipaten Agam diminta untuk siaga. Pasalnya, potensi penyebaran virus corona pasca hari raya Idul Adha 1441 Hijriah ini dikuatirkan akan meluas.

Bahkan, secara khusus seluruh puskesmas diminta melakukan swab pool pada masyarakat untuk memastikan kondisi aman terpara covid-19, termasuk upaya mengantisipasi penyebaran lebih meluas, bekerjasama dengan labor vorienteir Baso, agar lalulintas pengiriman hasil tes swab lebih cepat sesuai instruksi gubernur Sumbar.

Hal itu disebutkan ketua harian GTP2 Covid-19 Agam M.Dt.Maruhun didampingi Khasman Zaini juru bicara gugus tugas, menyikapi perkembangan kondisi di wilayah kecamatan IV Koto menyusul terjadinya ledakan jumlah warga positif terpapar covid-19, yang diduga bersumber dari paparan warga yang pulang dari rantau dengan kluster UK,(77).

Disebutkan M.Dt.Maruhun, terkait kasus di kecamatan IV Koto, puskesmas bersama unsur terkait sudah mengambil langkah-langkah penanganan, terutama melanjutkan tracking pasca dinyatakan positif 7 warga, hasil tes swab tracking I sebelumnya.

Terkait 7 warga tersebut, saat ini, 2 warga sudah menjalani perawatan dan isolasi di RSAM Bukittinggi dan 5 lainnya, sudah dibawah ke rumah sakit isolasi di Padang Besi, Padang.

Sementara terkait penanganan di kecamatan IV Koto,ulas M.Dt.Maruhun, saat ini tim puskesmas sudah melakukan tracking lanjutan, bahkan kawasan jorong Guguak Tinggi sudah dalam pengawasan khusus,dimana seluruh warga dijadualkan akan menjalani tes swab, yang dilanjutkan dengan tracking merunut rekam aktivitas 7 warga yang dinyatakan positif tersebut.

“ Kita berharap, tidak ada lagi penambahan warga terkonfirmasi positif di kabupaten Agam, namun langkah-langkah antisipasi dan penanganan akan selalu dilakukan unsur terkait, “ tegas Sekab. Agam itu lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Khasman Zaini, juru bicara GTP2 Covid-19 Agam, sesuai koordinasi pihaknya dengan kepala puskesmas IV Koto dr. Yori Sulistia, tim medis di puskesmas tersebut sudah mempersiapkan langkah-langkah penanganan menyikapi perkembangan kondisi di kecamatan IV Koto tersebut.

Khusus untuk 7 warga yang dinyatakan positif Rabu malam,2 orang sudah dibawah ke RSAM Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan, sementara 5 lainnya akan dibawah RS.Padang Besi, Padang Kamis pagi ini.

Untuk tindaklanjut di lapangan, ulas Khasman Zaini, akan dilakukan tracking II, pengembangan dari 7 warga yang positif terpapar covid19, yang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, “ Kamis ini akan langsung dilakukan, dan saat ini kawasan jorong Guguak Tinggi sudah dinyatakan lockdown secara medis untuk kepentingan tracking dan tes swab, “ jelas Khasman Zaini.

HARMEN

0Shares