Bukittinggi, KABA12.com — Kepala Dinas Kesehatan Bukitingi Yandra Fery menyebutkan capaian IVA test di kota Jam Gadang itu masih rendah.
Dari 3.746 target yang diberikan pemerintah provinsi, baru 37 persen perempuan yang melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).
“Pencapaian masih rendah, karena kesadaran perempuan usia subur 30-50 tahun/sudah menikah masih kurang,” ungkapnya.
Yandra Fery mengatakan, untuk meningkatkan hal itu pihaknya terus gencar mensosialisasikan pemeriksaan kanker servik melalui PKK, dharma wanita, GOW, dan koordinasi lintas sektoral OPD.
“Kami berterimakasih kepada ketua TP-PKK yang setiap kali pembicaraannya dengan masyarakat selalu mengajak ibu-ibu dan perempuan usia subur untuk melakukan peneriksaan kanker leher rahim ini,” sebutnya.
Tidak hanya itu, ia juga telah meminta walikota untuk mengimbau seluruh ASN perempuan melakukan pemeriksaan IVA di puskesmas terdekat.
Kepala Dinkes Bukitingi Yandra Fery kembali mengimbau masyarakat khususnya bagi perempuan usia subur 30-50 tahun atau yang sudah menikah, untuk memeriksakan dirinya sedini mungkin, “jangan takut untuk tes IVA karena tidak akan ada evek sampingnya, dinkes siap membantu jika kondisi yang buruk terjadi, jangan khawatir masalah pengobatan,” tegasnya.
Ia berharap, target 3.746 yang diberikan pemerintah provinsi dapat dipenuhi hingga 31 Desember 2017 nanti.
(Jaswit)
