Lubukbasung, KABA12.com — Bupati Agam Indra Catri melakukan monitoring hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, Senin (22/4).
Bupati Agam juga didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agam Isra, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Agam Edy Oktafiandi, dan Ketua Dewan Pendidikan Agam Junaidi Dt Bandaro Gadang.
Peninjauan diawali ke sekolah-sekolah yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yakni SMPN 1 Kecamatan Baso, SMPN 1 Canduang, MTI Canduang, MTsN 1 Tilatang Kamang, MTsN 8 Ampek Angkek.
Dalam pelaksanaan UNBK, SMPN 1 Baso bergabung dengan SMPN 4 diikuti 194 siswa dengan pelaksanaan ujian tiga shift, SMPN 1 Canduang 122 siswa dua shift, MTI Canduang 137 siswa dua shift, MTsN 1 Tilatang Kamang 109 tiga shift, dan MTsN 8 Ampek Angkek tiga shift.
Menurut Kepala Disdikbud Agam Isra, UN digelar selama empat hari dari Senin (22/4) sampai Kamis (25/4) dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Awal pelaksanaan ujian berlangsung aman dan lancar, tidak ada gangguan baik jaringan internet maupun listrik.
Sebanyak 4.909 orang yang berasal dari 61 SMP mengikuti ujian tersebut, diantaranya 3.949 siswa dari 45 SMP mengikuti UNBK dan 690 siswa dari 16 SMP mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).
Isra menilai, pelaksanakan ujian berbasis komputer ini sangat memudahkan, khususnya bagi penyelenggara ujian. Selain hasil yang didapat lebih akurat, pemeriksaan ujian juga bisa dilakukan dengan lebih cepat.
“Kita berharap pelaksanaan UN tahun ini aman dan lancar. Kita berupaya tahun depan seluruh SMP di Agam sudah melaksanakan UNBK,” harapnya
(Jaswit)
