Bunga Rafflesia Dibahas Khusus di Program Balapau Bagurau

Maninjau, kaba12.com — Potensi bunga Rafflesia, bunga langka yang menjadi kebanggaan di kabupaten Agam dibahas khusus dalam forum group discussion (FGD) kecamatan Tanjung Raya dalam program balapau bagurau Jumat,(17/1).

Pembahasan masalah perlindungan bunga Rafflesia tersebut tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah nagari dan kecamatan, tapi juga akan menghadirkan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam dan tim BKSDA Agam di Lapau Pakiah, jorong Data Simpang Dingin, nagari Paninjauan, kecamatan Tanjung Raya, dalam program diskusi balapau bagurau yang digagas camat Tanjung Raya Handria Asmi.

Menurut Handria Asmi, FGD masalah perlindungan dan pengawasan bunga Raflesia di kawasan cagar alam Maninjau, sebagai langkah pelestarian flora dan fauna yang ada harus dilakukan sejak dini.

” Semua elemen yang ada, harus berperan aktif untuk ikut menjaga dan mengawasi potensi luar biasa yang dimiliki kabupaten Agam itu, karena keberadaan bunga Rafflesia, bunga langka itu merupakan unggulan daerah, yang harus dijaga dan diawasi kelestariannya,” tegasnya.

Sementara menurut Kasman Zaini, Kabag. Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam, potensi luar biasa yang dimiliki kabupaten Agam itu harus menjadi bagian tanggung -jawab bersama, apalagi keberadaan bunga langka tersebut, sudah banyak diketahui wisatawan asing di dunia.

Ditambahkan, untuk mendorong potensi alam itu menjadi pusat perhatian, harus menjadi kajian bersama ini, terutama dalam upaya mempromosikan, melengkapi data pendukung, menata lokasi dan ruas jalan masuk yang aman ke lokasi serta konsep pengamanan serta pengawasan yang harus dilakukan bersama,” hal sepenuhnya untuk melestarikan potensi yang dimiliki Agam,” sebutnya.

Kabag. Protokol- Komunikasi Pimpinan Sekab Agam itu menyebutkan, keberadaan bunga Rafflesia di kabupaten Agam akan menjadi salah satu brand wisata minat khusus yang diyakini akan menjadi daya tarik khusus bagi wisatawan baik lokal maupun asing ke kabupaten Agam.

HARMEN

0Shares