Bukittinggi Peringati HUT Dekranasda ke 38 dan Hari Kartini ke 139

Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi gelar peringatan HUT Dekranasda ke 38 dan Hari Kartini ke 139 dihadiri Walikota, Wakil Walikota, unsur Forkopimda dan sejumlah undangan lain di aula RRI Bukittinggi, Kamis (19/04).

Pada kesempatan itu Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Arnetty mengucapkan rasa terima kasih telah memilih RRI Bukittinggi menjadi tuan rumah acara, dan kegiatan tahunan ini juga baru pertama kali diadakan disini, yang menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara Pemko Bukittinggi dan RRI.

“Acara ini identik dengan organisasi perempuan, disertakan juga dengan mengingat kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang merupakan pahlawan bagi kaum perempuan, sehingga diharapkan  perempuan di Kota Bukittinggi hendaknya mampu meningkatkan karya dan berkreasi untuk lebih baik lagi kedepannya,” ujar Arnetty.

Menurut Arnetty, pada masa dahulu Kartini memperjuangkan hak wanita agar disetarakan atau adanya emansipasi wanita melalui tulisan-tulisannya, maka dari itu Kartini di kota Bukittinggi diminta mampu meningkatkan kompetensi untuk memperjuangkan haknya, yang diwujudkan dengan menciptakan kreasi, sehingga dapat menghasilkan suatu karya yang bermanfaat untuk membantu perekonomian keluarga.

Ketua Dekranasda Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan menyampaikan, peringatan Hari Kartini bertujuan untuk menghormati perjuangan RA Kartini untuk mewujudkan kesetaraan gender, khususnya di bidang pendidikan.

“Kegiatan ini selayaknya mengandung makna mendalam mengenai emansipasi wanita dan mengingatkan seluruh rakyat Indonesia untuk terus konsistensi, memperjuangkan keadilan gender,” ungkapnya.

Ditambahkan,Dekranasda merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun pecinta dan peminat seni, untuk mengembangkan produk kerajinan serta meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya yang terdiri dari kelompok usaha kecil menengah. Peringatan HUT Dekranasda ke 38 dan Hari Kartini ke 139 tahun ini, mengangkat tema ‘meningkatkan kualitas perempuan melalui ketahanan ekonomi keluarga’.

“Tema ini sangat relevan dengan kondisi aktual saat ini, dimana berbagai persoalan ekonomi masih terjadi di tengah masyarakat kita. Kartini modern adalah wanita yang tangguh, cerdas, kritis dan berani melakukan terobosan untuk suatu perubahan yang lebih baik dan siap menghadapi kerasnya dunia, serta tanggap terhadap perkembangan zaman,” jelas Yesi.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan dan pembangunan berwawasan gender, pemerintah kota akan selalu memberikan kesempatan dan apresiasi, atas keterlibatan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan di Bukittinggi.

“Dekranasda dan organisasi perempuan lainnya, telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung program pemerintah. Untuk itu, kami dari pemerintah mengucapkan terima kasih atas sukunag selama ini,” ungkap Ramlan.

Walikota juga berharap, peran dan kualitas organisasi yang ada, untuk dapat terus ditingkatkan. Karena masih banyak inovasi yang dibutuhkan untuk dapat menjadi sumber daya potensial dalam membangun kota Bukittinggi.

“Dengan peringatan HUT Dekranasda ke 38 dan Hari Kartini ke 139, diharapkan dapat mendorong semangat pemangku kepemimpinan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya dekranasda dan organisasi lainnya dalam berbagai sektor pembangunan. Termasuk mengembangkan segala potensi serta kemampuan yang dimiliki untik meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” harap Wako.

Selain peringatan HUT Dekranasda ke 38 dan Hari Kartini ke 139, dalam kegiatan yang sama juga dilaksanakan launching, penyerahan kartu identitas anak, ulang tahun ikatan kartini profesional Indonesia, penandatangan MoU sekolah keluarga antara TP PKK dan RRI, pengukuhan pengurus asosiasi kelompok UPPKS, pelantikan pengurus Dekranasda serta pelantikan pengurus fashion designer.

(Ophik)

0Shares