Bukittinggi, KABA12.com — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Bukittinggi gelar pertemuan bulanan. Kali ini pertemuan sekaligus pengajian bersama, dilaksanakan di Mesjid Raudhatul Jannah Kelurahan Kubu Gulai Bancah Bukittinggi, Minggu, (26/1) kemarin.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PW BKMT Provinsi Sumatera Barat H. Abdul Azis, Anggota DPRD Kota Bukittinggi H. Irman Bahar, Camat Mandiangin Koto selayan, Pengurus dan Jama’ah Pengurus Daerah, Pengurus Cabang dan Permata BKMT se-Kota Bukittinggi.
Dalam kegiatan rutin pertemuan bulanan tersebut menghadirkan narasumber Dr. Awaluddin, MA (Dosen IAIN Bukittinggi pakar Ekonomi Syari’ah dan juga menjadi pengawas Syari’ah BMT Ar-Raudhah BKMT Kecamatan Mandiangin Kota Selayan).
Dalam kajiannya Dr. Awaluddin, MA menyampaikan tentang potensi wakaf di BKMT yang sangat besar jika tiap anggota BKMT berwakaf Rp 1000 dikalikan 4000 sampai dengan 6000 orang Jama’ah BKMT Kota Bukittinggi.
“Kalau kita kalikan berapa miliyar setahun wakaf bisa terkumpul dalam setahun dan dengan dana wakaf tersebut bisa digunakan untuk berbagai hal penunjang dakwah dan sosial masyarakat,” ujar Pengawas Syariah BKMT, sembari menjelaskan tentang beda Infak, sedekah, wakaf dan zakat.
Ketua BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa akan segera dilaksanakan Musda BKMT Kota Bukittinggi untuk memilih Pengurus Daerah BKMT Kota Bukittinggi priode 2020-2025.
“Kami mengharapkan BKMT Kota Bukittinggi tetap independen dan selalu aktif menjalankan dakwah sesuai visi dan misinya. Masyarakat khususnya Jama’ah BKMT Kota Bukittingi harus dapat meningkatkan iman dan taqwa dengan melakukan kegiatan pengajian di majelis taklim serta mengajak seluruh anggota keluarga mengaji di dalam rumah tangga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut H. Syamsul Bahri juga mengimformasikan bahwa dirinya akan segera mengeluarkan buku yang berjudul “Khidmad BKMT Kota Bukittinggi”.
Dalam buku tersebut diungkap sejarah, perkembangan dan dakwah BKMT Bukittinggi sejak berdiri sampai dengan sekarang.
BKMT Kota Bukittinggi untuk tahun 2020 ini bertekad akan mendirikan lembaga wakaf Majlis Taklim Bukittinggi.
(Ophik)
