Bukittinggi, KABA12 — Istitaah kesehatan, menjadi salah satu syarat utama bagi calon jamaah haji setiap tahunnya, untuk bisa berangkat ke tanah suci. Mulai tahun 2026 mendatang, biaya pemeriksaan kesehatan haji bagi jamaah Bukittinggi, akan digratiskan.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat melepas secara resmi jemaah calon haji Kota Bukittinggi tahun 1446 H/2025 M, di balairung rumah dinas wako, Selasa (13/05).
Disebutkan, mulai tahun 2026 pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji Kota Bukittinggi, tidak dipungut biaya lagi.
“Tahun depan biaya pemerikaan kesehatan jamaah haji, kita gratiskan. Ini akan kita upayakan dan telah kami sampaikan pada dinas terkait, untuk merealisasikannya,” ungkap Ramlan disambut tepuk tangan jamaah calon haji.
Pada kesempatan itu, Wako juga memerintahkan dinas terkait untuk mengkaji aturan, terkait bagaimana pemerintah daerah memberikan bantuan biaya tambahan kepada jamaah calon haji. Hal itu memang belum bisa dijanjikan, namun akan segera dibahas dan dikaji secara mendalam.
“Tahun depan akan kita kaji bagaimana pemerintah Bukittinggi ini, juga berikan bantuan uang untuk jamaah yang berangkat haji. Nantinya uang itu, bisa membantu jamaah untuk memenuhi kebutuhan pribadi mereka selama di tanah suci, yang tidak ditanggung oleh layanan resmi,” tambahnya.
Dua hal itu akan diupayakan Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk dapat membantu meringankan jamaah calon haji yang akan berangkat ke tanah suci. Sehingga pemerintah daerah juga dapat berkontribusi lebih dan semakin memberikan kemudahan pada jamaah.
“Kami juga ingin dapat pahala dengan membantu memudahkan keberangkatan dan perjalanan ibadah para jamaah haji kita. Semoga dengan upaya itu nantinya, Kota Bukittinggi ini juga semakin diberkahi Allah hendaknya. Aaamiin,” ujar Ramlan.
(Ophik)
