Bhineka Life Gelar Literasi Perencanaan Keuangan Guru SLTA di Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Bhinneka Life bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gelar literasi keuangan di Bukittinggi. Kegiatan ini melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi (MGMPE) tingkat SLTA Propinsi Sumatera Barat, Selasa (18/09) di SMAN 2 Bukittinggi.

Direktur Utama Bhinneka Life, Wiroyo Karsono menjelaskan, kegiatan literasi bagi guru SLTA ini merupakan bentuk kepedulian sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bhinneka Life.

Dalam kegiatan itu, juga diserahkan buku berjudul Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan kepada SMAN 2 Bukittinggi.

“Selaras dengan semangat Bhinneka Life bersatu dalam kebaikan, kami berperan aktif mendukung pembangunan bangsa, terutama generasi masa depan. Kami juga menyampaikan manfaat mengelola keuangan untuk masa depan yang lebih baik kepada kalangan luas dalam hal ini melalui para guru dan siswa-siswinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wiroyo Karsono menjelaskan bahwa guru mempunyai peran penting sebagai pendidik generasi masa depan, sehingga mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi yang dinilai sebagai langkah yang tepat dalam upaya mempercepat pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan yang saat ini masih rendah.

“Karena itu, setelah kegiatan ini para guru diharapkan dapat menyebarluaskan materi literasi kepada para peserta didiknya, sehingga sejak dini mereka memiliki pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang baik dan terencana,” paparnya.

Disamping itu, Bhinneka Life terus melakukan inisiatif agar masyarakat semakin mengetahui dan mengerti asuransi, sehingga guru dan siswa bisa mempersiapkan serta menyusun rencana keuangan yang lebih baik dalam kehidupannya yang pada akhirnya membantu mereka dalam mengambil keputusan yang lebih baik pula.

“Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berasuransi adalah salah satu indikasi bahwa pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan semakin membaik, “ucapnya.

Kepala OJK Sumatera Barat, Darwisman menambahkan sangat mendukung kegiatan literasi yang dilakukan oleh Bhinneka Life. Karena ditengah kompetisi global dan inovasi produk dan jasa keuangan yang berkembang pesat, generasi muda perlu melek perencanaan keuangan.

“Disinilah betapa krusial peran guru, sang pahlawan tanpa tanda jasa untuk turut serta memberi pemahaman sejak dini kepada murid-muridnya,” katanya.

OJK mencatat, hingga tahun 2017, indeks literasi asuransi di Indonesia baru mencapai 15,76 persen.

Menurut data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), dari total penduduk sekitar 255 juta jiwa, baru sekitar 7,5 persen masyarakat yang memiliki asuransi.

Bhnieka life merupakan perusahaan asuransi jiwa dengan jaringan operasi luas di Indonesia.

Bhineka life memiliki visi untuk menjadi perusahaan asuransi kebanggaan Indonesia, yang membangun dan menjaga masa depan bersama, mewujudkan mimpi jadi kenyataan.

(Ophik)

0Shares