Kaba Bukittinggi

Besok, Walikota Undang Pedagang Pasa Ateh Dialog

Bukittinggi, KABA12.com — Agar tidak ada kesimpangsiuran tentang Pasa Ateh oleh Pedagang Korban Kebakaran Pasa Ateh yang akan menempatinya, Pemko Bukittinggi melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan mengundang para Pedagang Korban Kebakaran Pasa Ateh untuk berdialog dengan Walikota dan Forkopimda Kota Bukittinggi, Rabu (30/10) besok di Auditorium Perpustakaan nasional Proklamator Bung Hatta.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan kota Bukittinggi, Muhammad Idris menjelaslan, selama ini, mungkin ada diantara pedagang korban kebakaran Pasa Ateh yang kurang memahami persoalan Pasa Ateh. Kondisi juga diperparah dengan adanya beberapa pedagang yang bertanya kepada pihak yang dinilai tidak kompeten untuk menjawabnya. Akhirnya, timbul pro kontra di tengah masyarakat, khususnya para pedagang sendiri.

“Agar Persoalan pasa Ateh itu tidak menjadi persoalan yang berkepanjangan dan agar masyarakat, terutama Para Pedagang Korban kebakaran mengetahui dan jelas duduk persoalan yang sebenarnya tentang Pasa Ateh, maka Pemko Bukittinggi melalui Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan akan mengadakan pertemuan atau dialog langaung dengan Walikota dan Forkopimda Bukittinggi,” ujar Muhamad Idris.

Pertemuan nantinya, lanjut M. Idris, mengundang seluruh pedagang korban kebakaran Pasa Ateh, baik itu pemegang kartu kuning maupun penyewa. “Dalam pertemuan itu, Walikota dan Forkopimda akan menjelaskan sejelas jelasnya kepada para pedagang Pasa Ateh tentang pengelolaan Pasa Ateh, sekaligus pertemuan itu juga sebagai forum tanya jawab antara pedagang dengan Walikota dan Forkopimda. Sehingga dengan pertemuan itu tidak ada lagi keraguan pedagang tentang Pasa Ateh,” ujar Muhammad Idris didampingi Kabid Pengelolaan Pasar, Herman.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membenarkan jika pada Rabu (30/10) besok, pemko akan mengundang semua pedagang korban kebakaran Pasa Ateh untuk pertemuan. “Dalam pertemuan yang akan dihadiri Ketua DPRD dan Forkopimda itu, kita akan menjelaskan semua persoalan Pasa Ateh. Sehingga pedagang tahu tentang pengelolaan Pasa Ateh yang sesuai aturannya,” ujar Ramlan Nurmatias.

Selama ini, lanjut Wako, mungkin para pedagang bertanya kepada orang yang tidak tahu tentang Pasa Ateh, sehingga memunculkan perdebatan tentang Pasa Ateh ini. “Dengan pertemuan yang akan adakan itu, akan kami jelaskan semuanya. Sehingga para pedagang mengetahui secara pasti tentang Pasa Ateh ini dan tidak ada lagi yang ragu akan pengelolaan Pasa Ateh,” tutup Walikota.

(Ophik)

To Top