Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam, Indra Catri meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten Agam agar terus berinovasi dalam melayani masyarakat.
Hal tersebut ditujukan guna memberikan kesan aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Masing-masing OPD harus melahirkan inovasi pelayanan, agar masyarakat merasa ada perbaikan,” katanya dalam acara laboratorium inovasi pemerintah daerah, Senin (7/5).
Menurutnya, dengan mewujudkan inovasi tersebut, maka kabupaten Agam memiliki 132 inovasi baru yang terbagi atas 50 di OPD dan 82 lainnya pada nagari.
“Dengan inovasi tersebut masyarakat akan lebih terbantu. Dalam hal ini, bisa saja inovasi yang diberikan berupa penyediaan ruangan menyusui bagi ibu melahirkan, menyediakan lokasi menggambar bagi anak-anak, dan lainnya,”terang Buapti.
Disamping itu, dengan memberikan pelayanan maksima, masyarakat juga akan lebih mudaha dalam megurus dokumen kependudukan, berobat di puskesmas, dan lainnya.
Kendati demikian, pihaknya juga berharap dengan kegiatan ini bisa membuka gagasan bagi OPD untuk melahirkan inovasi.
“Ini yang kita harapkan, dari laboratorium inovasi pemerintah daerah yang ada di aula Kantor Bappeda Agam bisa memajukan pelayanan publik di kabupaten Agam,”harapnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Agam, Welfizar menambahkan kegiatan ini digelar dalam rangka mendorong dan memotivasi OPD untuk melahirkan inovasi.
“untuk mewujudkan itu, laboratorium inovasi ini telah diikuti sebanyak 120 peserta yang terdiri dari Forkopimda, kepala OPD, camat, puskesmas dan lainnya,”ulasnya.
Disisilain, Kepala LAN, Adi Suryanto mengatakan, laboratorium inovasi ini merupakan tahun ketiga dan perkembangan sangat pesat di Indonesia.
“Semenjak dicanangkan pada 2016, sebanyak 18 ribu inovasi telah dilahirkan,”ujarnya.
Namun, ia menambahkan semua inovasi yang dicanangkan tersebut tergantung dengan faktor sumber daya manusia (SDM) dan teknologi.
(virgo/*)
