Bejat. Cabuli Anak Kandung, B Menghilang

Tiku, KABA12.com — Aksi bejat keluarga dekat kembali gemparkan warga Agam. Kali ini ayah kandung tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang baru berusia 11 tahun hingga mengalami trauma mendalam.

Aksi bejat ini memicu kemarahan warga, apalagi ayah kandung bejat ini justru memilih kabur saat warga mendatangi kediaman pelaku saat perbuatan bejatnya terbongkar.

Bahkan mengetahui suaminya telah berbuat asusila terhadap putri kandungnya  yang masih berusia 11 tahun, Y (42) warga jorong Ujung Labung Timur, nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, kabupaten Agam melaporkan suaminya, B (51) ke Polsek Tanjung Mutiara, Minggu (29/10) malam.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Handi Satria, Y mendatangi Mapolsek Tanjung Mutiara setelah mengetahui aksi bejat suaminya tersebut dari pengakuan anaknya G (11).

“Setelah pelapor mendengar pengakuan anaknya, ia langsung mencari suaminya untuk mendapatkan penjelasan. Namun B (51) yang berasal dari Kinali Pasaman itu telah melarikan diri,” ujar AKP Handi Satria pada KABA12.com, Rabu (01/11).

Setelah menerima laporan tersebut, pihak Polsek Tanjung Mutiara langsung melakukan penyelidikan mencari keberadaan tersangka.

Dari hasil pencarian pihak kepolisian bersama Danramil, perangkat nagari, jorong, pemuda dan masyarakat di lapangan, ada warga yang melihat tersangka masih berada disekitar daerah tersebut.

“Kita juga menemukan jejak keluar di sekitar rimba yang berawa-rawa  di wilayah perbatasan antara Tiku V Jorong dengan Tiku Utara. Jadi dia kabur masuk ke rimba tersebut. Namun hingga Rabu (01/11) kita lakukan pencarian, kita masih belum bisa menemukan tersangka,” terang Kapolsek Tanjung Mutiara.

AKP Handi Satria menambahkan, sementara terhadap korban G (11), pihak kepolisian telah melakukan visum dan hasilnya menunjukkan positif anak tersebut sudah tidak perawan lagi (dicabuli).

“Jadi korban mengalami trauma hingga anak tersebut tidak mau pergi ke sekolah lagi,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan jajaran Polsek Tanjung Mutiara masih  melakukan pencarian  tersangka.

“Kita akan lakukan penyelidikan keberadaan tersangka sesuai proses hukum yang berlaku, karena tersangka sudah pasti  melarikan diri karena melihat orang se kampung sudah mencarinya,” tukasnya.

(Jaswit)

0Shares