Lubukbasung, KABA12.com — Selain menerima dan menyalurkan zakat bagi Mustahik (asnaf nan 8), Badan Amil Zakat Agam juga lakukan pengumpulan infak bagi kegiatan sosial keagamaan lewat “Kotak Infak BAZNAS Agam”.
Ketua BAZNAS Agam Eldi Zein mengatakan, inovasi tersebut telah dimulai sejak Juli 2017 lalu dan telah terkumpul infak sebanyak Rp 76 juta.
“Program baru BAZNAS Agam penyebaran kotak infak guna untuk kegiatan sosial, keagamaan yang tidak bisa dibayar denga zakat. Kita tidak bisa membantu semua keluhan masyarakat, apalagi tidak tergolong asnaf yang 8, cuma kami mau membantu tapi selagi masih koridor keagamaan, ini gunanya kota infak yang kami sebar. Begitu dana APBD tidak tersedia untuk bantuan sosial, BAZNAS bisa membantu kalau itu memang masuk asnaf,” ujarnya.
Ia menyebutkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 60 kota infak yang tersebar di fasilitas umum pemerintahan seperti rumah sakit, puskesmas, Disduk Capil, rumah makan dan toko, serta kantor pelayanan lainnya, “sekarang kita sebar baru di Lubukbasung dan Ampek Angkek, target seluruh kecamatan nantinya,” sebut Eldi Zein.
Ketua BAZNAS Agam menambahkan, pihaknya menargetkan penerimaan zakat, infak dan sedekah sebesar Rp 9 miliar pada 2018. Sedangkan target pada 2017 sebesar Rp 8,7 miliar dan terealisasi Rp 8,8 miliar.
(Jaswit)
