Lubukbasung, KABA12.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam gelar Sosialisasi, Partisipatif, Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Pemilu 2019, bagi Insan Pers, Pemeritah Daerah, TNI dan Polri se-Agam, di Hotel Sakura Syariah, Minggu (24/03).
Sosialisasi yang berlangsung sehari penuh dengan puluhan peserta itu, mengusung tema ‘Bersama Rakyat, awasi Pemilu bersama Bawaslu, tegakkan keadilan pemilu,’ dibuka secara langsug oleh Ketua Bawaslu Agam, Elvys ST, serta menghadirkan 3 narasumber, anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dari Divisi Penindakan, Divisi Pengawasan Hubungan humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Agam, Okta Mulia dan Ketua KPID Sumbar, Afriendi Sikumbang.
Ketua Bawaslu Agam, Elvys mengatakan, tujuan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk mengintensifkan dan meningkatkan partisipasi dan peran masyarakat dalam pengawasan Pemilu 2019.
“Tujuan kegiatan ini untuk mendukung peran aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu agar bisa bisa mewujudkan pemilu yang berkualitas, lancar, aman dan berkeadilan,”ujarnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa peran Insan Pers sangat strategis dalam pengawasan pemilu.
Dimana pers merupakan corong bagi Bawaslu dalam memberikan informasi seputar Pemilu, serta Media merupakan mitra strategis dalam pengawasan pemilu. “Insan Pers mempunyai peran dan kontribusi yang sangat besar dalam Pemilu, karena melalui mereka kita dapat melebarkan informasi tentang pemilu, baik itu tentang pelanggaran serta kecurangan pemilu dan kita juga bisa menghimpun keluhan dan masukan dari masyarakat melalui mereka,”ulasnya.
Anggota Bawaslu RI, Divisi Penindakan Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, pers merupakan pilar demokrasi, baik buruknya demokrasi juga sangat tergantung dari pers, karena pers memiliki peranan penting yakni peran edukasi dan memberikan kontribusi besar untuk membangun demokrasi.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu saat ini, untuk berdiskusi bersama 4 unsur yakni Insan Pers, Pemda, TNI, Polri di Kabupaten Agam untuk menghasilkan forum yang besar untuk menjaga pemilu dengan baik di Kabupaten Agam,”ujarnya.
Ratna Dewi Pettalolo menambahkan, dalam pengawasan Pemilu 2019 ini, Bawaslu RI mempunyai slogan yakni, cegah, awasi dan tindak.
Selain itu, juga memiliki berbagai program yag lebih diutamakan untuk pencegahan, sehingga dapat meminimalisir pelanggaran.
“tahapan yang akan kita lalui nantinya, betul-betul kita design untuk meminimalisir pelanggaran, serta mendorong seluruh pihak yang punya kepentingan terhadap pemilu tanpa pelanggaran ini untuk terlibat, media massa, peserta pemilu, pemerintah, TNI-Polri, agar tidak ada ruang untuk terjadinya pelanggaran,”ujarnya.
(Ardi)