Malalak, kaba12.com — Jalur lintas Sumatera ruas Sicincin-Malalak-Balingka ( SIMAKA ) hingga Minggu mala mini masih ditutup untuk aktivitas lalulintas, karena tumpukan material longsor di Bukik Apik, Nagari Malalak Utara, kecamatan Malalak masih belum bisa diatasi.
Akses jalan yang cukup banyak dilalui kendaraan tersebut, sejak Sabtu kemarin sudah ditutup aparat, menyusul longsoran besar yang terjadi dampak hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sejak Jumat kemarin.

Longsor di kawasan itu, merupakan longsor susulan, dengan volume cukup besar. Bahkan, wakil gubernur Sumbar H.Nasrul Abit yang bersama bupati Agam H.Indracatri meninjau lokasi longsor Minggu siang menyebut, bencana yang terjadi volumenya cukup tinggi.
Camat Malalak Ricky Eka Putra menyebutkan, hingga Minggu malam, jalur jalan itu masih dinyatakan ditutup, karena tim gabungan penanggulangan bencana tidak bisa melaksanakan pekerjaan karena kondisi di tebing yang longsor masing sangat rawan.
Ditambahkan, saat ini ada batu besar yang kondisinya labil dan bisa terbam ke bawah, karena posisinya tersangkut tanah dan kayu, sehingga dikuatirkan jika hujan turun, akan terjadi longsor susulan yang akan membawa batu besar tersebut.

Disebutkan Ricky Eka Putra, tim pelaksana penanggulangan bencana di lapangan, masih menunggu, termasuk upaya penyemprotan yang dilakukan bersama tim pemadam kebakaran untuk menurunkan batu besar yang tersangkut tersebut, “ saat ini tim masih siaga, kita masih menunggu, “ sebut Camat Malalak itu.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, volume longsor saat ini terbilang besar, bahkan sejak Jumat lalu, 3 alat berat sudah siaga di lokasi kejadian, setelah membersihkan material longsor yang terjadi Rabu pekan lalu. Saat ini, karena kondisi masih rawan, pengerjaan pembersihan masih menunggu kondisi aman dan tepat.
HARMEN
