Banjir Bandang Galapung 13 Rumah 2 Tempat Ibadah Rusak. 2 Rumah Hanyut

Maninjau, kaba12.com — Update data dampak musibah banjir bandang dan longsor di jorong Galapung, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, Kamis,(21/11) tercatat 13 rumah warga terdampak hantaman material longsor dan 2 tempat ibadah.

Dari data tersebut, tercatat 2 rumah diantaranya rusak parah dihanyutkan banjir bandang yang kini posisinya berada tak jauh dari danau Maninjau, sementara 11 rumah warga tertimbun material longsor, termasuk 1 mesjid dan 1 MDA.

Data dari tim Pusdal.Ops.BPBD Agam, dampak curah hujan cukup tinggi sejak Rabu sore,(20/11) mengakibatkan bencana banjir bandang di Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

Dampak hujan lebat mengakibatkan banjir bandang yang membawa material lumpur dan berbatuan sehingga menutupi akses jalan sepanjang 200 Meter dengan ketinggian lebih kurang 3-5 Meter.

Material banjir bandang menghanyutkan 2 unit rumah kayu Rosmi yang ditempati Erniati dan rumah milik Ermawati.

Ditambahkan, material banjir bandang juga membawa lumpur sehingga masuk kedalam rumah warga sebanyak 11 unit dan 2 unit tempat beribadah, masing- masing rumah Nursima kondisi rusak ringan, rumah Rozalinda kondisi rusak, sedang, rumah Nurhani Saldi kondisi rusak sedang, rumah Roni Marta kondisi rusak sedang, rumah Fauziah kondisi rusak sedang, rumah Salman kondisi rusak sedang, rumah Sudirman kondisi rusak sedang Selista Masni kondisi rusak sedang, Hendri Bayanti kondisi rusak sedang, Tomi Saputra kondisi rusak sedang dan rumah Mardi kondisi rusak sedang.

Sementara dua sarana ibadah, masing-masing Masjid Istighfar Galaluang kondisinya rusak berat dan MDA Galapung kondisinya rusak sedang.

“Selain itu, banjir bandang juga merusak tambak ikan dan lahan pertanian milik warga setempat yang kuas arealnya masih dalam pendataan,” jelas Kepala BPBD Agam M.Lutfie,AR.

Dijelaskan, upaya penanganan yang dilakukan tim gabungan BPBD Agam bersama Satpol PP- Damkar, Dinas PUTR Agam, pemerintah kecamatan, nagari,TKSK, dan unsur lain sudah dilakukan, terutama mengungsikan warga, dan Kamis pagi ini sudah mulai dilakukan evakuasi dan pembersihan ruas jalan dan rumah warga dan sarana ibadah yang terdampak banjir bandang Rabu tadi malam.

(Jaswit)

0Shares