Untuk mendorong optimilisasi kegiatan pembangunan di kabupaten Agam, Komisi III DPRD Agam lakukan pengawasan optimal, bahkan terjun ke setiap sudut wilayah untuk memantau kegiatan yang tengah dilaksanakan berbagai OPD Pemkab.Agam.
Komisi III DPRD Agam yang bertugas dalam pengawasan pembangunan itu, meninjau progres kegiatan pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan di sejumlah kecamatan, sejak 4 sampai 6 September 2023.
Wilayah kecamatan yang menjadi objek pengawasan merupakan wilayah yang banyak digarap berbagai kegiatan pembangunan pisik saat ini, diantaranya di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Nagari Bawan, Nagari Batu Kambiang di Kecamatan Ampek Nagari dan Nagari Koto Gadang, Kecamatan Baso.
Dalam kunjungan kerja yang dipimpin Ketua Komisi III Zulhefi, SIKom, MIKom itu, didampingi para unsur pimpinan OPD terkait diantaranya DPUTR Agam,BPBD Agam, camat,walinagari,tokoh masyarakat serta pendampi dari secretariat DPRD Agam.
Menurut Zulhefi, yang didampingi Hasneril, Pranata Humas Sekretariat DPRD Agam, kunjungan kerja lapangan itu, selain untuk memantau secara langsung progress kegiatan yang sudah dilaksanakan pemerintah melalui pihak kegiatan, juga untuk mendorong terealisasinya berbagai kegiatan yang anggarannya dialokasikan dalam APBD 2023 itu bisa betul-betul berjalan dengan baik.
Selain itu, ulasnya, Komisi III DPRD Agam, sesuai tugas dan tanggungjawab yang diemban, akan secara maksimal melakukan pengawasan, termasuk mengoreksi dan mengontrol berbagai kegiatan yang tengah dikerjakan pemerintah.
“ Kita berharap, berbagai program dan kegiatan pembangunan yang sudah terprogram dengan baik, bisa berdampak positif bagi masyarakat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan, “ sebut Zulhefi.
Ditambahkan, hasil kunjungan lapangan dan beberapa catatan yang berhasil ditemukan, akan dibahas bersama OPD terkait, ditengah proses kegiatan yang sedang berlangsung, masukan dan saran untuk perbaikan bisa dilakukan, sehingga hasil akhir kegiatan bisa lebih maksimal.
(HARMEN)
Kunker Komisi III DPRD Agam,
Tinjau Proyek Pembangunan di 3 Kecamatan
Komisi III DPRD Agam memprogramkan kunjungan kerja lapangan, langsung ke berbagai lokasi kegiatan proyek pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan Pemkab.Agam sepanjang tahun 2023. Dalam pekan pertama September ini, dijadualkan kunjungan di 3 wilayah kecamatan.
Informasi yang diperoleh kaba12 dari Hasneril, SE, Pranata Humas Sekretariat DPRD Agam, hari pertama kunjungan lapangan Senin,(4/9) rombongan Komisi III DPRDN meninjau pembangunan jembatan Labuhan dengan bobot pekerjaan mencapai 66,42 persen.

Kemudian,Selasa (5/9), rombongan Komisi III DPRD Agam, melanjutkan kunjungan lapangan kunjungan ke Nagari Bawan untuk meninjau bendungan Batang Bawan dan DAM jalan longsor Padang Malalak Bawan- Batu Kambing.

Selanjutnya Rabu,(6/9) rombongan Komisi III DPRD Agam melanjutkan kunjungan kerja ke Nagari Koto Gadang Kecamatan Baso untuk meninjau jalan Lambau-Pincuran Puti dan jalan terdampak longsor di Koto Gadang.

Dalam 3 hari kunjungan kerja lapangan tersebut, Zulhefi, Ketua Komisi III bersama seluruh anggota komisi memberi penekanan,pentingnya memastikan kualitas infrastruktur yang sedang dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang, karena pemanfaatannya untuk kepentingan masyarakat.
-HARMEN-
Komisi III DPRD Agam Tinjau Proyek Pembangunan, Zulhefi : Pastikan Kegiatan Berjalan Baik
Kunjungan lapangan Komisi III DPRD Agam ke berbagai lokasi proyek pembangunan infrastruktur yang dialokasikan dalam APBD 2023 di tiga wilayah kecamatan yang berlangsung selama 3 hari berturut-turut ,mulai tanggal 4-6 September, mendatangi berbagai lokasi kegiatan proyek strategis yang akan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Tiga wilayah kecamatan yang dikunjungi rombongan komisi III masing-masing Kecamatan Tanjung Mutiara, Kecamatan Ampek Nagari dan Kecamatan Baso,dengana materi kegiatan yang beragam, khususnya pembangunan infrastuktur jalan, jembatan, irigasi dan jenis kegiatan lain.

Menurut Zulhefi, peninjauan langsung ke lapangan yang dilakukan Komisi III DPRD Agam dalam tig hari terakhir, bukti komitmen kuat anggota dewan sebagai lembaga pengawas kegiatan pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik,sukses, berkualitas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Secara khusus, seluruh anggota Komisi III DPRD Agam memberi catatan dan akan dirumuskan bersama OPD terkait,terutama yang bersentuhan dengan kegiatan pembangunan yang ditinjau ke lapangan,” “upaya ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat. Seperti jalan Lambau-Pincuran Puti segera lakukan perbaikan dan pelebaran jalan longsor dikerjakan tahun ini, ” harapnya.
Hasil Kunker Komisi III DPRD Agam,
Catatan Jadi Hasil Rumusan
Dalam kunjungan kerja ke lokasi proyek kegiatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan Komisi III DPRD Agam selama 3 hari terakhir, berhasil ditemukan beberapa catatan dan harapan yang akan dirumuskan bersama OPD terkait, sehingga berbagai program yang tengah dikerjakan bisa lebih maksimal dimanfaatkan masyarakat.
Beberapa catatan anggota Komisi III DPRD Agam, seperti disampaikan Hasneril, Pranata Humas Sekretariat DPRD Agam, yang intinya sebagai wujud perhatian dan pengawasan terhadap kegiatan yang tengah dilaksanakan, sehingga memberi dampak optimal pada masyarakat.

Seperti disebutkan Antonis, Anggota Komisi III DPRD Agam yang meminta walinagari melalui camat untuk membuat surat pada Bupati Agam, untuk usulan kelanjutan pembangunan jembatan Labuhan, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara untuk tahun 2024 mendatang,pasalnya progress pembangunan itu baru mencapai 66.42 persen, sehingga belum bisa dimanfaatkan masyarakat.
Harapan senada disebutkan Gema Saputra,ST yang meminta jalan arah Subang-Subang diaspal, karena sangat dibutuhkan masyarakat, “ di Labuhan ada sekitar 157 jiwa dari 76 KK yang memanfaatkan jembatan itu secara rutin untuk jalur transportasi, baik ekonomi, maupun dimanfaatkan untuk kegiatan lalulintas ekonomi, termasuk membawa perkebunan. Kita berharap tahun 2024 mendatang, pengerjaannnya bisa dilanjutkan, sehingga jembatan itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,”sebutnya.
Sementara menurut Rizki Abdillah Fadhal, Sekretaris Komisi III DPRD Agam, yang meminta optimalisasi pemanfaatan bendungan Batang Bawan dan pendaman jalan longsor Padang Malalak Bawan Batu Kambing yang sedang proses pengerjaannya.
Menurutnya, rigasi Batang Bawan perlu kajian teknis terkait masalah debit air yang masuk ke irigasi sangat kecil,sehingga tidak mencukupi untuk mengairi areal persawahan masyarakat sekitar 1.400 hektar lebih yang selama ini digarap masyarakat, ” hal ini mesti dicarikan solusinya, agar bendungan itu punya daya manfaat yang lebih besar, “ katanya.
Sedang menurut Doddi,ST dan Hendrizal, anggota Komisi III DPRD Agam, menyampaikan harapannya kepada DPUTR Agam, terkait pembangunan jalan lingkar Lakuak-Aur Kuning dan pendaman bekas longsor yang harus mendapat perhatian khusus dari Pemkab.Agam.
Pasalnya ruas jalan itu diandalkan masyarakat sebagai jalur transportasi ekonomi dan aktivitas rutin lainnya, “ini perlu menjadi perhatian khusus oleh pemerintah daerah karena sangat berbahaya bagi pengguna jalan, sementara jalur jalan itu digunakan oleh banyak warga dengan intensitas yang cukup padat, ” jelasnya.
Harapan senada disampaikan Irfawaldi anggota Komisi III DPRD Agam yang meminta kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan pembangunan jalan dan jembatan yang terbengkalai, karena bisa mengganggu akses penghubung perekonomian masyarakat. “Kita ingin pemerintah daerah hadir untuk mencarikan solusinya,” tegasnya dengan nada serius.-
Pengawasan dan pemantauan berbagai kegiatan yang dilakukan Komisi III DPRD Agam itu, sepenuhnya untuk mendorong optimalisasi kegiatan yang tengah dikerjakan oleh Pemkab.Agam melalui berbagai OPD tersebut, sehingga kualitas dan dampaknya bisa dirasakan lebih maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.
-HARMEN-