Asril, SE Ingin Kembangkan Tanaman Buah di Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Perkembangan fisik kota Bukittinggi mulai menampakkan hasil sejak beberapa tahun terakhir. Namun dari sisi perkebunan dan pertanian, kota wisata dinilai masih butuh pengembangan.

Hal inilah yang menjadi sorotan dari Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi, Asril, SE. Menurutnya, kemajuan pembangunan kota yang dijuluki kota wisata ini, layak untuk disinergikan dengan pengembangan perkebunan, khususnya buah-buahan. Hal ini tidak hanya akan mempengaruhi kualitas udara yang menjadi semakin sejuk, namun juga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dahulu, masyarakat sangat mudah mendapatkan buah buahan, sehingga masyarakat cukup banyak mengkosumsi buah buahan. Namun sekarang masyarakat bisa dibilang jarang memakan buah dalam kuantitas yang cukup. Kalaupun ada, sudah dapat dipastikan dari kalangan menengah ke atas,” ujarnya.

Dari pengembangan buah atau tanaman produktif, tentu akan menghasilkan banyak keuntungan. Salah satunya menciptakan destinasi wisata baru sebagai pendukung Bukittinggi sebagai kota pariwisata. “Artinya Bukittinggi akan dapat menjadi kota destinasi wisata buah yang diminati pengunjung, memberikan dampak pada pengurangan angka pengangguran, peningkatan ekonomi warga dan pendapatan daerah,” ulas Sekretaris Partai Nasdem itu.

Pemikiran itu bagi Asril bukan hanya sekedar omongan kosong belaka. Hal ini dibuktikannya dengan mengarahkan sebagian dana pokok pikiran (pokir) nya, untuk pengembangan buah di kota Bukittinggi. Terutama untuk daerah pemilihanya di kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).

“Alhamdulillah, niat baik ini kami wujudkan sejak 2017 lalu. Kami telah menganggarkan dana pokir sebesar Rp 100 juta untuk pembelian bibit durian untuk kelurahan Campago Ipuah. Pada tahun 2018 ini, juga telah dianggarkan dan InsyaAllah segera direalisasikan sebesar Rp 145 juta untuk pembelian 1500 bibit durian, 275 bibit manggis dan 275 bibit lengkeng,” ungkap Asril.

Untuk bibit durian, lanjutnya, akan ditanam di Kelurahan Campago Ipuah, sedangkan untuk manggis dan lengkeng, Asril mengharapkan Dinas Pertanian dan tanaman pangan kota Bukittinggi yang bekerjasama dengan dinas pariwisata untuk menentukan daerahnya, sesuai dengan permintaan masyarakat.

Tidak sampai disitu saja, Asril pun ternyata untuk tahun 2019 mendatang, juga telah mendaftarkan dana pokirnya untuk kembali membeli bibit buah. Tak tanggung-tanggung, semua dana pokir nya sebesar Rp 700 juta untuk tahun anggaran 2019 mendatang diperuntukan untuk membeli bibit buah yang akan disebarkan di 9 Kelurahan yang ada di MKS.

“Kami berharap, pemerintah kota Bukittinggi melalui dinas terkait serta masyarakat dapat mendukung pemikiran dan upaya ini,” pungkas Asril.

(Ophik)

0Shares

One Reply to “Asril, SE Ingin Kembangkan Tanaman Buah di Bukittinggi”

  1. Pogram yg sangat bermanfaat.tapi lebih bagusnya merata dibagikan ke warga bukittinggi disemua Kecamatan.(saran)

Comments are closed.