Aksi Kawanan Buaya Resahkan Warga, DPRD Agam Minta BKSDA Turun Tangan

Lubukbasung, kaba12.com — Kawanan buaya muara makin berani mendekati perkampungan dan lokasi usaha masyarakat di wilayah Nagari Manggopoh, kecamatan Lubukbasung. Diduga, akibat populasi makin banyak, kawanan buaya muda mencari lokasi baru kearah hulu di aliran Batang Antokan dan Batang Kalulutan.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, warga di sepanjang aliran Batang Antokan dan Batang Kalulutan yang selama ini menjadikan aliran sungai itu sebagai tempat menggantungkan hidup, kini makin ketakutan, karena buaya-buaya dengan ukuran menengah makin berani mendekat, terutama warga yang selama ini mencari ikan dan mengumpulkan pasir.

Sejauh ini, belum ada kejadian terkait dengan serangan buaya terhadap warga, namun dikuatirkan, jika tidak segera diatasi akan berjatuhan korban akibat keganasan buaya muara yang migrasi kea rah hulu sungai tersebut.

Kondisi itu dibenarkan Joni Putra Dt.Bintaro Hitam, tokoh ninik mamak Nagari Manggopoh yang juga anggota DPRD Agam yang banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait migrasi komunitas buaya dari hilir aliran sungai Batang Antokan, khususnya dari wilayah Nagari Tiku V Jorong kecamatan Tanjung Mutiara.
Joni Putra Dt.Bintaro Hitam mengaku kuatir akibat migrasi kawanan buaya tersebut, akan berdampak terhadap masyarakat, khususnya yang selama ini beraktivitas dan berusaha memanfaatkan aliran sungai Batang Antokan dan Kalulutan, mulai dari wilayah Padang Mardani sampai ke wilayah Sago-Simpang Gudang, khususnya di Lubuak Panji dan titik lain yang kini diresahkan dengan kawanan buaya yang makin berani menampakkan diri tersebut.

Sebelumnya warga dan pemerintah nagari Manggopoh, sudah melaporkan kondisi itu pada BKSDA Agam, bahkan pihaknya juga sudah menyampaikan kondisi di lapangan pada pihak terkait, agar dilakukan upaya antispasi, sehingga tidak memicu dampak terhadap masyarakat.

“ Kami berharap, ada langkah-langkah konkrit segera untuk mengantisipasi dampak terhadap masyarakat, mengingat komunitas buaya justru sudah semakin banyak di sepanjang aliran sungai Batang Antokan, Batang Kalulutan, Batang Masang dan aliran sungai lainnya yang bermuara ke kawasan pesisir pantai Tanjung Mutiara, “ harap ketua fraksi Golkar DPRD Agam itu.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, populasi buaya di wilayah kecamatan Tanjung Mutiara, Lubukbasung, Ampek Nagari dan Palembayan yang memiliki aliran sungai yang cukup besar, disebutkan sudah semakin bertambah, bahkan dampak pola hidup komunitas buaya, banyak buaya-buaya muda yang harus mencari habitat baru khususnya kearah hulu sungai.

HARMEN

0Shares