Lubukbasung,kaba12 — Akses transportasi Lubukbasung-Bukittinggi belum sepenuhnya normal, menyusul masih tersekatnya arus jalan di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, akibat tumpukan material longsor susulan yang menimbun badan jalan, Sabtu, (3/1/2026) malam kemarin.
Hingga Minggu, (4/1/2026) malam, ruas jalan tersebut masih belum bisa dilalui, karena proses pembersihan material longsor masih dikerjakan oleh petugas gabungan sepanjang Minggu siang tadi.
Untuk menghubungkan Lubukbasung-Bukittinggi atau sebaliknya, pengguna jalan bisa memanfaatkan jalur Panta-batas kota Bukittinggi, karena ruas jalan yang sebelumnya sempat tertimbun longsor dan banjir susulan sudah dibersihkan petugas, dan bisa dilalui dengan sistim buka-tutup.

Hal itu dijelaskan Camat IV Koto Ben Subchan menjawab kaba12, Minggu, (4/1/2026) malam, terkait dengan masih tersekatnya akses jalan propinsi di wilayah Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, dampak longsor susulan dengan volume yang cukup besar, Sabtu malam kemarin.
Disebutkan, sepanjang Minggu siang proses pembersihan material longsor menggunakan alat berat masih dikerjakan oleh petugas gabungan, namun belum sepenuhnya rampung karena bentangan longsor yang cukup panjang dengan debit yang cukup besar, “mudah-mudahan, Senin besok akses di jalur Sungai Landia sudah bisa dilalui, “sebutnya.

Minggu, (4/1/2026), Bupati Agam H.Beni Warlis, bahkan harus berbalik ke Matur karena jalur jalan itu masih belum bisa ditembus, saat memantau perkembangan penanganan pembersihan material longsor susulan yang menimbun ruas jalan dan 1 rumah warga di kawasan itu.
Sementara untuk jalur Matur-Panta-batas Kota Bukittinggi di sepanjang jalur Ngarai Sianok, disebutkan Ben Subchan, sudah bisa dilakukan pengguna jalan, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, walau masih dengan sistim buka tutup di beberapa titik, termasuk di Kelok Limau yang kembali dipenuhi lumpur akibat turunnya material longsor susulan di perbukitan di jalur jalan tersebut.

“Kami berharap, pengguna jalan untuk lebih waspada karena akses jalan cukup rawan, selain licin akibat lumpur di beberapa titik, jalur jalan menyempit akibat material longsor , “sebut Camat IV Koto itu lagi.
Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, sepanjang ruas jalan propinsi mulai dari Maninjau-kelok 44-Matur dan IV Koto, sejak November tahun lalu, rawan dilalui karena kerap dilanda longsor dan banjir bandang. Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan proses pembersihan.
(HARMEN)
