Lubukbasung,kaba12.com — Wilayah kabupaten Agam sepanjang Kamis,(19/12) malam hingga Jumat,(20/12) dini hari didera beragam bencana.
Dampak curah hujan tinggi yang terjadi di 5 kecamatan, terutama dampak musibah longsor di 14 titik, menyebabkan ribuan kendaraan terjebak yang memicu kemacetan parah.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, kemacetan terparah terjadi dampak musibah longsor di Sungai Landia, yang menyebabkan kemacetan parah dari dua arah berbeda, banyak kendaraan arah ke Lubukbasung dan Bukittinggi tidak bisa bergerak.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, petugas terpaksa menutup dua akses jalan, terutama di simpang Balingka, menutuo akses jalan menuju Sungai Landia, dan di simpang Panta menuju Bukittinggi.
Petugas menyarankan pengendara untuk berbalik dan memutar arah, karena akses jalan sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Kondisi yang sama juga terjadi di ruas jalan Panta -Batas Kota di kawasan Ngarai Sianok yang longsor sehingga menyebabkan ruas jalan tersekat dan sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan.
Informasi yang dihimpun kaba12.com, kecamatan yang terdampak cuaca buruk Kamis malam terutama kecamatan Tanjung Raya, IV Koto, Baso, dan Palupuah, yang dominan didera longsor.
Update data yang tim gabungan penanggulangan bencana kabupaten Agam, di kecamatan Tanjung Raya, musibah terjadi di Jorong sungai Ranggeh Nagari Bayua, yang menyebabkan lumpur masuk keperumahan guru SDN 04 Sungai Rangeh sebanyak 4 unit dengan ketinggian lebih kurang 1,5 meter, masing-masing rumah milik Rizal Tanjung ,(42), Nora,(30), Win,(54) dan Pit,(30).
Seperti dijelaskan Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops.BPBD Agam, banjir lumour juga merendam lapangan voli setinggi 3 meter, material banjir menutupi akses jalan sepanjang 50 meter dengan ketinggian 50 cm-1,5 meter, material longsor juga masuk kedalam TK Kembang Melati, termasuk kedalam mushala setinggi 120 cm.
Ditambahkan, di kecamatan IV Koto, di Nagari Balingka, material longsor menutupi sebahagian jalan sebanyak 4 titik, di Nagari Sungai Landia, material longsor menutupi akses jalan sebanyak 2 titik di Nagari Sungai landia sehingga mengakibatkan jalan tidak bisa dilewati kendaraan.
Ditambahkan, kondisi serupa juga terjadi di Nagari Sianok VI Suku, material longsor menutupi akses jalan sebanyak 3 titik sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan, bibir jalan amblas, 1 unit rumah warga digenangi banjir setinggi 50 cm.
Kemudian di Nagari Koto Panjang,meterial longsor menutupi akses jalan sebanyak 4 titik sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan.
Selanjutnya di kecamatan Baso, material longsor menutupi akses jalan provinsi di Kelok Manih, Nagari Koto Tinggi sepanjang 12 meter dengan ketinggian lebih kurang 3 meter, sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan.
” Langkah-langkah penangganan sepenuhnya dibawah koordinasi kepala Satpol PP-Damkar Agam, Kurniawan Syahputra, sesuai instruksi pimpinan,” tegas Rahman, Asisten I Sekab. Agam yang memonitor penanganan pasca bencana Jumat dini hari.
HARMEN
