8.625 Siswa SMP/MTs Di Agam Bersiap Hadapi UN

Lubukbasung, KABA12.com — Sebanyak 8.625 siswa dari 117 SMP/MTs di Agam siap mengikuti Ujian Nasional (UN) yang akan digelar secara bertahap mulai April 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Firzal mengatakan, dari angka tersebut sebanyak 7.665 siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan 960 siswa lainnya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Dia merincikan, jumlah peserta UNBK Sekolah Menengah Pertama diikuti 3.949 siswa dari 45 SMP. Dimana 25 SMP telah melaksanakan UNBK secara mandiri sementara 20 sekolah lainnya masih menumpang dan bergabung dengan sekolah lain.

Sedang untuk Madrasah Tsanawiyah yang berjumlah 56 madrasah, tahun ini telah melaksanakan ujian nasional dengan sistem UNBK 100%, dengan jumlah pesertanya sebanyak 3.716 siswa.

Sementara 960 jumlah peserta UNKP berasal dari 16 SMP yang masih minim sarana perangkat komputer dan terkendala jaringan internet.

“Pemerintah pusat menargetkan kita di Kabupaten Agam untuk dapat melaksanakan ujian nasional dengan sistem UNBK 80%. Akan tetapi karena adanya kendala seperti kekurangan sarana perangkat komputer dan kesulitan jaringan internet, kita hanya baru bisa merealisasikan sekitar 73%,” ujarnya pada KABA12.com, Jumat (22/02), Lubukbasung..

Untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat itu, Pemkab Agam melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat telah menganggarkan pemberian bantuan 300 unit komputer yang akan diserahkan pada September 2019 mendatang bagi 15 sekolah yang tahun ini masih menumpang melaksanakan UNBK disekolah lain.

“Jadi, sekolah yang pada UNBK tahun ini masih menumpang ke sekolah lain, kita beri bantuan komputer sehingga tahun depan dapat melaksanakan UNBK secara mandiri disekolah mereka sendiri,” ulasnya.

Menurut Firzal, UNBK dinilai efektif meningkatkan indek integritas dalam pelaksanaan UN, karena kerahasiaan soal lebih terjamin, serta pelaksanaan dan monitoring yang lebih mudah dibanding dengan sistem UNKP.

Untuk sukses Ujian Nasional tahun ini tambahnya, disamping melakukan pemantapan materi dengan sekolah sore (belajar tambahan), juga dilaksanakan Try Out dan simulasi.

“Pada tahun ini pemerintah memberikan banyak ujian TO, yang sebelumnya hanya dua kali, sekarang ada tiga kali Try Out. Serta ada dua kali simulasi UNBK yang telah kita laksanakan beberapa minggu lalu. Hal ini dilakukan agar siswa dapat sukses melewati ujian nasional tahun ini,” tambahnya.

Seperti diketahui, Ujian Nasional pada jenjang SMP/MTs akan digelar pada 22 hingga 25 April 2019. Sementara untuk ujian susulan akan digelar pada 29-30 April 2019.

(Jaswit)

0Shares