56 Korban Banjir Bandang Dirawat Intensif di RSUD Lubukbasung

Lubukbasung,kaba12 — Sebanyak 56 korban terdampak bencana banjir bandang di Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Lubukbasung.

Mayoritas korban sudah berhasil ditangani dan menjalani operasi hingga Senin, (1/12) dini hari tadi, oleh 17 orang tim dokter RSUD Lubukbasung dibantu relawan medis dari Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi ( PABOI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Anstesiailogi dan Terapi Intensif Indonesia (PERBATIN) yang datang khusus sejak Minggu, (30/11) kemarin ke Lubukbasung untuk membantu penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam.

Tercatat dari 56 korban luka-luka yang dilarikan ke RSUD Lubukbasung, 32 mengalami patah tulang dan sudah menjalani operasi , sementara lainnya menderita luka-luka sedang yang sudah mendapat penanganan oleh petugas medis di rumah sakit tersebut.

Lonjakan korban yang dilarikan ke RSUD Lubukbasung untuk mendapatkan penanganan medis tersebut,terjadi sejak Sabtu kemarin, menyusul semakin banyaknya korban yang ditemukan dalam keadaan luka, sementara penanganan di puskesmas Koto Alam, Palembayan sudah tidak tertampung, selain karena minimnya sarana dan tenaga medis, juga lonjakan korban yang sangat tinggi.

Untuk proses evakausi korban sendiri, tim medis RSUD Lubukbasung dibantu beberapa puskesmas, harus bekerja ekstra termasuk untuk pejemputan para korban menggunakan ambulance, bahkan para korban banyak yang dibawa ke Lubukbasung menggunakan helilkopter milik Bazarnas yang mendarat di kompleks GOR Rang Agam, Padang Baru, Lubukbasung.

Seperti dijelaskan dr.Riko Krisman,Sp,An, Direktur RSUD Lubukbasung, sejak Sabtu kemarin terjadi lonjakan pasien korban terdampak bencana banjir bandang yang melanda 4 jorong di Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan tersebut.

Disebutkan, mayoritas korban menderita patah tulang yang langsung ditangani oleh petugas medis RSUD Lubukbasung yang dibantu relawan medis dari PABOI dan PERBATIN, khususnya spesialis ortophedi dan anestesi, “Alhamdulillah, sebanyak 32 pasien patah tulang sudah menjalani operasi, dan korban luka-luka sudah ditangani dengan baik oleh petugas medis gabungan, “sebut Riko Krisman.

Ditegaskan, RSUD Lubukbasung sejak awal pasca bencana sesuai instruksi Bupati Agam, sudah dipersiapkan untuk mendukung penanganan korban terdampak bencana tidak hanya para korban banjir bandang di Salareh Aia Utara, Palembayan, dari juga dari Tanjung Raya, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara dan berbagai wilayah, “kami sudah mempersiapkan personil dan perangkat pendukung, “tegas Direktur RSUD Lubukbasung itu lagi.

Penanganan luka-luka korban bencana banjir bandang di Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan itu, mendapat perhatian khusus Ketua TP.PKK Agam Ny.Meri Beni Warlis, yang sengaja mendatani para pasien yang tengah menjadi perawatan dan bersilaturrahmi dengan tim dokter RSUD Lubukbasung dan tim relawan medis PABOI-PERBATIN yang membantu penanganan para korban di RSUD Lubukbasung, Minggu kemarin.

(HARMEN)

0Shares