Lubukbasung,kaba12 — Setelah sepekan dihantam rangkaian dampak bencana sejak Minggu, (23/11) lalu di Jorong Paninjauan, Nagari Paninjauan, yang berlanjut dengan rangkaian dampak bencana di berbagaia nagari hingga Jumat, (28/11) di Kecamatan Tanjung, menyebabkan hingga Senin, (1/12), wilayah itu terisolasi.
Hingga Senin ini, seluruh jaringan listrik kecuali di Nagari Koto Malintang padam total, jaringan komunikasi di seluruh wilayah Tanjung Raya putus total. Bahkan,mayoritas akses jalan terputus, khususnya di salingka danau Maninjau, mulai dari Muko-Muko sampai ke Sungai Batang.
Hingga saat ini, petugas gabungan penanganan bencana masih sulit mengakses titk-titk terdampak longsor, karena pintu-pintu masuk menuju kawasan terdampak cukup parah akibat tumpahan material longsor masih tertutup, baik di Jorong Bancah,Nagari Maninjau, Jorong Ujuan Labuah, Nagari Sungai Batang, jalur jalan di Jorong Kukuban ke Sungai Batang putus, di Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang jalan amblas dan berbagai lokasi lain di kawasan Tanjung Sani sampai ke batas Sungai Batang.

Bahkan, mulai Minggu, (30/11) kemarin, tim gabungan berupaya menembus wilayah Sungai Batang, untuk menyalurkan bantuan logistic, terutama beras cadangan pangan, yang mulai didistribusikan untuk korban terdampak bencana, menggunakan speedboat melalui danau Maninjau. Wilayah Tanjung Raya menjadi salah satu kecamatan terparah dengan 8 korban jiwa dan 4 warga masih dinyatakan hilang.
Kondisi itu disebutkan Camat Tanjung Raya Al-Hafizd menjawab kaba12, Senin, (1/12) dini hari, yang menjelaskan, saat ini wilayah itu masih kelam, akibat aliran listrik padam hampir di seluruh wilayah nagari, kecuali di Nagari Koto Malintang yang sudah mulai hidup sejak Minggu kemarin.

Selain, padamnya aliran listrik dan putusnya jaringan komunikasi, sehingga pihaknya sudah mengupdate perkembangan situasi dan langkah penanganan yang dilakukan, juga saluran air bersih juga putus total di mayoritas nagari, “untuk kebutuhan utama saja sulit, warga terpaksa membeli air mineral untuk MCK, “ sebut Al-Hafizd.
Camat Tanjung Raya berharap, bantuan dan dukungan maksimal diberikan berbagai pihak untuk membuka akses jalan yang masih tertimbun longsor, perbaikan jalan yang amblas, dan penanganan jaringan listrik serta komunikasi, termasuk air bersih, bisa dipasok ke wilayah terdampak bencana yang menyebar di berbagai nagari, “kondisi warga terdampak memprihatinkan, “ungkapnya lemah.
(HARMEN)
