2020 Jembatan Muaro Putuih Dibangun Permanen

Muaro Putuih, kaba12.com — Jembatan Muaro Putuih, nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara yang menjadi urat nadi jalur ekonomi dan sarana transportasi utama di wilayah itu direncanakan akan dibangun permanen tahun 2020 mendatang.

Pembangunan jembatan utama yang menyeberangi sungai Batang Masang itu, menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat di sentral penghasil kelapa sawit dan berbagai komoditi perkebunan, yang sudah sejak lama diharapkan.

Pasalnya, jembatan satu- satunya yang menyambung jalur transportasi dari ibukota nagari Tiku Utara di Muaro Putuih itu, termasuk wilayah Masang, Gadih Angik dan wilayah itu, kondisinya sudah memprihatinkan, terutama bagian lantai jembatan sudah banyak yang jebol, bahkan dua pekan lalu, truk pengangkut batu besar penahan ombak sempat terjebak dan terperosok di lobang jembatan, sehingga dibutuhkan alat berat untuk mengevakuasinya.

Kepastian rencana pembangunan jembatan permanen di Muaro Putuih itu, setelah survei yang dilakukan Kepala DPUTR Agam Ir.Yunaldi yang mengunjungi Nagari Tiku V Jorong, Jumat,(1/11).

Kadis PUTR Agam bersama personilnya ke lokasi jembatan tersebut didampingi dua anggota DPRD Agam Dapil 1 masing-masing Nesi Harmita ST fraksi Partai Gerindra dan Asnidar Fraksi PKS, langsung menyaksikan kondisi jembatan yang lantainya sudah banyak jebol dan kontruksinya sudah tidak layak dengan intensitas lalulintas yang cukup tinggi.

Menurut Nesi Harmita, ST anggota DPRD Agam dari fraksi Gerindra, surve jembatan Muaro Putuih dilakukan bertujuan untuk melihat dari dekat kondisi jembatan Muaro Putuih yang diharapkan bisa terealisasi pembangunannya di tahun anggaran 2020, karena usulan dan pembahasannya sudah dilakukan dalam RAPBD 2020.

Nesi Harmita, menambahkan, jembatan ini adalah cermin bahkan urat nadi di nagari Tiku V Jorong, karena menjadi pintu gerbang ke Muaro Putuih ibukota Nagari Tiku V Jorong, yang dikenal sebagai kawasan sentral ekonomi dengan aktivitas kendaraan bertonase besar yang cukup tinggi, sementara jembatan penghubung utama kondisinya sangat memprihatinkan dan hanya berlantai kayu.

” Jembatan Muaro Putuih ini sangat vital bagi arus transportasi di daerah pesisir Tiku – Air Bangis Pasaman Barat, apalagi berbagai produksi pertanian dan perkebunan mengandalkan jembatan tersebut sebagai sarana utama,” ulas Nesi Harmita.

Diharapkan, pembangunan jembatan permanen itu bisa direalisasikan tahun depan, karena kondisi jembatan saat ini sudah semakin menguatirkan, karena jika dibiarkan, akan semakin berdampak terhadap masyarakat, termasuk potensi jatuhnya korban.

HARMEN

0Shares