Lubukbasung,kaba12 — Tercatat 11 sarana ibadah, terdiri dari masjid dan mushalla yang tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Agam, terdampak bencana hidrometeorologi 2025. Pantauan kaba12, beberapa masjid mengalami kerusakan yang sangat parah dan tidak bisa dimanfaatkan, karena hancur diterjang banjir bandang dan tanah longsor.
Update data posko utama tanggap darurat bencana Agam, 11 mesjid yang mengalami kerusakan parah tersebut, terutama di Kecamatan Tanjung Raya masing-masing ,masjid Al Ihsan Labuhan, mushalla Koto Tinggi, dan masjid Galapuang.

Di kecamatan Palembayan masing-masing masjid Taqwa Kampuang Tangah, Mesjid Syuhada, Kayu Pasak, dan masjid Babussalam Bateh Tinggi. Di Kecamatan Tanjung Mutiara masjid Taqwa Labuhan dan mushalla An Nur. Kemudian di Kecamatan IV Koto masjid Al Ihsan Galudua, di Malalak masjid Darul Aman Toboh dan di Kecamatan Matur mushalla Pincuran Gadang.
“Dari 11 sarana ibadah yang rusak dampak bencana hidrometeorologi 2025 di Kabupaten Agam, total kerugian mencapai Rp.1.580.000.000, dan itu sudah dibahas untuk langkah penanganan lebih lanjut, pasca tanggap darurat, “jelas Roza Syefridianti, Kadinas Kominfo Agam.

Pantauan kaba12 di lapangan, sarana ibadah yang mengalami kerusakan parah, terlihat di kecamatan Tanjung Raya akibat terjangan banjir bandang, demikian juga di kecamatan Palembayan, IV Koto, Matur dan Malalak, sementara di Tanjung Raya, sarana ibadah terdampak banjir besar yang hingga kini masih menggenangi wilayah Nagari Tiku V Jorong, dampak curah hujan yang masih tinggi.
(HARMEN)
