Lubukbasung, kaba12.com — Sebanyak 1.592 orang Panitia Pemutakhiran Pemilih (Pantarlih) dilibatkan KPU Agam untuk pemutakhiran data pemilih sementara dalam pemilihan umum 2019.
Hal itu dijelaskan ketua KPU Agam, Al Hadi, terkait data pemilih untuk pemilu mendatang kepada Pers di Lubukbasung.
Ditambahkan, anggota Pantarlih Pemilu 2019 mendatang lebih banyak dibandingkan 2014 yang hanya 1.400 orang panitia.
Pemutakhiran data pemilih tersebut akan dimulai serentak pada 17 April – 16 Mei 2018. Dan data tersebut diperoleh dari daftar peserta pemilih tetap pada pemilu 2014 lalu dan data tambahannya.
“ Pantarlih akan turun ke rumah-rumah warga berdasarkan data yang telah dikumpulkan KPU Agam,”tambahnya.
Selain itu, diyakini dalam pemutakhiran data juga akan ditemukan beberapa kendala seperti warga yang tidak ada di kampung tetapi tidak memiliki surat pindah, tidak memiliki KTP elektronik padahal ini menjadi salah satu syarat untuk pemilu, bahkan juga ada warga yang enggan memberikan data.
“Untuk mengantisipasi hal itu, kita upayakan sosialisasi kepada masyarakat agar memperlihatkan data dan dokumen kependudukan lainnya, agar hak politiknya tidak terganggu pada Pemilu 17 April 2019 mendatang ,” harapnya.
Saat ini, KPU Agam tengah melakukan evaluasi dan mengoreksi data terutama mencoret data warga yang sudah meninggal, termasuk TNI dan Polri.
(virgo/*)
