Lubukbasung, KABA12.com — Guna mewujudkan satu data kependudukan dengan Combine Method (Metode kombinasi), Badan Pusat Statistik (BPS) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Forum Group Discussion (FGD), Selasa (10/12) di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung.
Kegiatan itu dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Isman Imran.
Kegiatan yang mengangkat tema, “Peran Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Sensus Penduduk pertama dengan Combine Method (metode kombinasi) tersebut, juga dihadiri Kepala BPS Kabupaten Agam, Evi Junaidi, para camat, OPD terkait di lingkungan Pemkab Agam, serta pegawai di jajaran BPS Agam.
Menurut Kepala BPS Kabupaten Agam, Evi Junaidi, FGD satu data kependudukan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kolaborasi dalam penyediaan data kependudukan yang akurasi dan kompilasi kesinambungan data.
Dijelaskan, untuk Sensus Penduduk tahun 2020 ini, BPS akan memanfaatkan data registrasi penduduk atau metode kombinasi. Metode ini sebagai jembatan penyempurnaan data kependudukan.
“Dalam metode ini mengandalkan sensus mandiri melalui web sebagai moda pendataan,” ujarnya
Sensus Penduduk 2020, tambahnya, akan diawali dengan sensus online pada Februari sampai 31 Maret 2020. Pada tahap ini, masyarakat diharapkan mengisi formulir elektronik melalui https://sensus.bps.go.id.
Setelah tahap ini selesai, penduduk yang belum berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online akan dicacah pada Juli 2020.
(Virgo/*)
