Kaba Agam

Warga Terisolasi Banjir Sitanang Dievakuasi, 1 Balita Ikut Diselamatkan

Proses evakuasi 17 kk yang terkurung banjir di Gantiang, Sitanang, Minggu, (23/1) malam.
(Foto : dok. BPBD Agam)

Sitanang, kaba12.com — Tim gabungan BPBD Agam evakuasi 1 kepala keluarga (KK) dengan 5 jiwa, termasuk 1 balita berhasil dievakuasi pasca banjir besar yang melanda wilayah Jorong Gantiang, Nagari Sitanang, kecamatan Ampek Nagari, Minggu, (23/1) malam.

Sementara 16 KK lain memilih bertahan dan enggan dievakuasi, karena hingga pukul 22.00 WIB malam curah hujan sudah mulai reda dan debit banjir sudah mulai surut. Saat ini, setidaknya 50 warga yang terkurung banjir sudah dinyatakan aman dan menunggu pasokan makanan.

Tim gabungan BPBD Agam bersama camat Ampek Nagari Rizona Guiza bersama Forkopimca Ampek Nagari yang berada di lokasi banjir, untuk memastikan kondisi warga yang terkurung banjir di Gantiang, Sitanang betul-betul aman.

Menurut Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam, saat ini hanya 1 KK yang bersedia dievakuasi sebanyak 5 jiwa termasuk 1 balita, sementara 16 KK lain memilih bertahan, karena hujan sudah mulai reda dan banjir sudah mulai surut.

TRC BPBD Agam sendiri sudah menurunkan personil bersama perahu karet untuk mengevakuasi warga dibantu personil TNI-Polri di lapangan, bersama jajaran pemerintah nagari dan kecamatan Ampek Nagari, “ kita masih di lapangan untuk memantau perkembangan dan penanganan lebih lanjut, “ sebut Ichwan.

Hal senada dikatakan Rizona Guiza, Camat Ampek Nagari yang menyebutkan, 1 KK yang dievakuasi sudah berada di tempat aman, termasuk balita anggota keluarga tersebut, sementara 16 KK lainnya masih berada di rumah masing-masing, “ banjir sudah mulai surut, namun kami masih terus memantau kondisi, “sebutnya.

Dijelaskan, saat ini pihaknya bersama tim gabungan masih menunggu pasokan bantuan permakanan untuk makan malam warga terdampak banjir dari Dinsos Agam, “50 jiwa dari 17 KK terdampak banjir tersebut yang dibantu, “jelasnya.

Banjir besar yang melanda wilayah Gantiang, Sitanang itu disebutkan bencana yang kerap terjadi jika curah hujan tinggi di wilayah tersebut, pasalnya kawasan Gantiang berada di lokasi lebih rendah dan dekat dengan aliran sungai besar Batang Sitanang yang kerap meluap.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top