Warga Lapau Konsi Geger, 1.000 Ekor Itik dan Ayam Mati Terpanggang

Lubukbasung,kaba12 — Warga Lubukbasung, khususnya di Lapau Konsi, Nagari Persiapan Surabayo Lubukbasung kembali digegerkan menyusul kebakaran hebat yang melanda wilayah itu Senin, (31/7) dini hari.

Kebakaran dahsyat itu menghanguskan 1 kompleks kandang ternak yang memelihara itik dan ayam ukuran 15×20 meter milik Indra Mahlidar, berisi sekitar 1.000 ekor itik dan ayam termasuk telur-telur yang dihasilkan.

Naasnya, akibat kobaran api yang membubung dengan sangat cepat, membuat seluruh kandang berisi isinya hangus jadi abu, dengan total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp.70 juta. Untung petugas Damkar Agam yang menurunkan 2 armada pemadam kebakaran berikut personil, dengan cepat hanya dalam tempo 15 menit bisa menjinakkan api dan mengisolir kobaran api, sehingga tidak menjalar ke pemukiman warga yang cukup padat di kawasan itu.

Musibah kebakaran itu dibenarkan Dandi Pribadi, Kadinas Satpol.PP-Damkar Agam melalui Darman Mamak, pengawas Damkar Agam menjawab kaba12 di Lubukbasung, Senin, (31/7).

Dijelaskan, musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari Senin itu saat hujan gerimis melanda wilayah Lubukbasung, dimana warga Lapau Konsi, Jorong IV Surabayo, Nagari Persiapan Surabayo Lubukbasung menginformasikan pada petugas Damkar Agam terkait kejadian tersebut.

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Agam yang siaga di posko utama di kompleks stadion Bukik Bunian Lubukbasung itu langsung bergerak ke lokasi kejadian dan langsung mengisolasi kobaran api, “ api sangat cepat membesar, karena konstruksi kandang yang terbuat kayu sehingga dengan sangat cepat melalap seluruh bangunan kandang,”sebut Darman Mamak.

Tim Damkar Agam juga berhasil mengisolir jilatin si jago merah, sehingga tidak menyambar rumah pemilik kandang yang tak jauh dari lokasi kebakaran, termasuk 1 unit mobil L300 yang terparkir tak jauh dari kandang yang terbakar.

Ditambahkan, hasil investigasi awal Regu A Damkar Agam yang menangani musibah itu, sumber api penyebab kebakaran itu berasal dari sambungan pendek arus listrik yang memicu kobaran api. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp.70 juta, termasuk sekitar 1.000 ekor itik dan ayam bersama terlur yang ikut terbakar.

-HARMEN-

0Shares