Lubukbasung, KABA12.com — Zubirman (50), warga Labu Pacah, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, olah karpet dan handuk bekas menjadi pot bunga unik yang bernilai ekonomis.
Meski belum genap sebulan, usaha kerajinan tangan yang digeluti Zubirman sudah banyak yang melirik. Bahkan, produk yang dipelajarinya secara autodidak itu sudah menghasilkan rupiah.
Zubirman, Kamis (22/10) menjelaskan, kepandaian mengolah karpet dan handuk bekas menjadi pot bunga itu berawal dari ide seorang kerabat.
Ditambah dirinya melihat limbah karpet bekas yang terbengkalai di rumah orang tuanya.
“Namun saat itu, kawan suruh pakai popok bekas, tapi saya pikir lagi, kenapa tidak dicoba dengan karpet bekas, akhirnya sekali coba berhasil bikin pot bunga ini,” ucapnya.
Menurutnya, proses pembuatan pot bunga bisa memakan waktu selama tiga hari. Proses itu harus melewati pencampuran semen, pembentukan, pengeringan dan pengecetan.
Diakuinya, proses pengeringan memakan waktu yang cukup lama. Pengeringan tidak boleh terkena sinar matahari langsung, sebab akan membuat pot bunga menjadi retak.
Keunikan pot bunga buatan Zubirman bisa dilihat dari bentuknya yang tidak biasa. Pot bunga dibentuk sesuai kreasinya, yang bisa terinspirasi dari mana saja.
Sementara untuk harga, Zubirman mematok harga Rp20-100 ribu untuk setiap pot yang dibuatnya. Harga pot bergantung ukuran yang dibuat.
“Makin banyak semen yang digunakan, maka harganya makin mahal,” ujarnya lagi
Diakui Zubirman, saat ini dirinya belum memproduksi pot bunga unik dalam jumlah banyak. Selain keterbatasan modal, dirinya baru memasarkan produk dari mulut ke mulut.
Selain membuat pot bunga unik, Zubirman juga membuat kolam unik lengkap dengan aksesorinya dengan memanfaatkan karpet bekas.
“Pot bunga bisa dipesan sesuai keinginan, yang minat bisa hubungi saya di nomor 081293984307,’’katanya.
(Virgo/*)
