Kaba Agam

Warga Agam Dihimbau Ekstra Waspada, Curah Hujan Tinggi Picu Galodo Susulan

Lubukbasung,kaba12 — Warga Kabupaten Agam dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari titik-titik rawan terdampak bencana, khususnya di area yang sebelumnya sudah dilanda longsor, banjir bandang dan titik rawan lain.

Pasalnya, curah hujan yang diprediksi masih tinggi beberapa hari kedepan, sangat rentan memicu banjir bandang dan longsor susulan, “warga diminta untuk segera menghindari kawasan rawan, terutama di 6 kecamatan yang sebelumnya terdampak bencana, “sebut Rahmad Lasmono, Kalaksa BPBD Agam

Seperti hal yang terjadi di aliran sungai yang berhulu di kelok 28 ,kawasan kelok 44 yang bermuara di Muaro Pisang, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis, (25/12) kemarin, yang kembali terpicu banjir bandang akibat hujan lebat yang menyebabkan akses jalan Lubukbasung-Maninjau putus total.

Bahkan, 44 tahanan di Rutan Maninjau terpaksa dievakuasi ke tempat aman, karena aliran banjir bandang memenuhi kompleks rutan tersebut. Tak hanya itu, rumah warga di kawasan itu ikut terdampak hantaman banjir bandang yang sudah terjadi untuk ketiga kalinya di areal tersebut.

Kondisi serupa juga dikuatirkan di kawasan Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, dan di berbagai titik di Nagari Sungai Batang, kawasan kelok 44, wilayah Kecamatan Matur, ruas jalan Sungai Landia, jalur jalan Panta-Ngarai Sianok, termasuk di wilayah Kecamatan Malalak yang masih sangat rentan terdampak longsor, juga di wilayah Kecamatan Palembayan dan Palupuah, yang hingga kini masih dalam proses penanganan darurat.

Sementara hingga kini, masyarakat khususnya di kawasan terdampak bencana hidrometeorologi 2025 di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam masih dihantui ketakutan dan trauma berkepanjangan, menyusul dampak luar biasa yang dialami warga akibat bencana, yang menyebabkan setidaknya 163 orang meninggal dunia tersebut.

(HARMEN)

0Shares
Warga Agam Dihimbau Ekstra Waspada, Curah Hujan Tinggi Picu Galodo Susulan
To Top