Kaba Pemko Bukittinggi

Walikota : Pasar Aur Harus Tertib dan Nyaman

Bukittinggi, KABA12.com — Banyaknya pengaduan terhadap oknum pedagang yang menggunakan badan jalan untuk memajang dagangan, membuat walikota geram.
Orang nomor satu di Bukittinggi itu bersama sang Wakil dan sejumlah OPD terkait, langsung meninjau lokasi Pasar Aur, Senin (26/03).

Saat sidaknya, walikota dan rombongan melihat langsung, banyaknya dagangan yang dipajang di gang dan jalan, yang mengganggu akses pejalan kaki. Banyak tangga akses menuju lantai dua tertutup dengan dagangan. Hal ini langsung membuat Walikota memerintah SK4 dan dinas koperasi UKM dan perdagangan Bukittinggi menertibkan ketidaknyamanan itu.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menegaskan, seluruh akses harus dibuka. Tidak hanya untuk mengantisipasi seluruh bentuk musibah seperti kebakaran dan aksi kriminal copet, tapi juga lebih utama untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban Pasar Aur.

“Kami sudah perintahkan untuk membongkar seluruh bangunan yang menghambat akses. Pedagang pun kami minta pengertian dan kesadarannya untuk lebih tertib. Sehingga tidak ada lagi yang meletakkan dagangan di tengah jalan antara gang dan fasilitas umum lainnya. Ini dilakukan untuk kenyamanan pengunjung dan pembeli juga,” tegasnya.

Ditargetkan, kondisi ini akan segera dibenahi dan selesai setelah lebaran tahun ini. Sehingga tercipta kondisi yang bersih, tertib dan nyaman. Nyaman untuk pedagang, nyaman untuk pembeli.

Selain itu, walikota dan rombongan juga melihat kondisi perparkiran untuk Pasar Aur. Beberapa titik juga direncanakan, agar tidak ada lagi parkir sembarangan di kawasan Terminal Aur.
Bahkan, walikota juga memanggil sejumlah petugas parkir yang bertugas di seputaran Belakang Aur. Ia langsung mencek karcis, bukti jumlah banyaknya kendaraan yang parkir di tempat yang telah disediakan pemko.

“Kita juga lihat tadi kondisi perparkiran yang sebelumnya dikenal dengan tenda biru. Sekarang sudah kita jadikan lokasi parkir motor. Kita juga himbau, pedagang atau pengunjung Pasar Aur untuk tertib parkir, serta membayar retribusi parkir sesuai jumlah yang tertera di dalam karcis. Jangan tidak bayar juga. Ini untuk kenyamanan kita bersama. Kita sedang mencari lokasi tambahan untuk parkir reoda empat, agar tidak ada lagi kendaraan pribadi dalam terminal,” ulas Ramlan.

(Ophik)

0Shares
To Top